Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
631


Dua orang pemuda di hajar oleh warga lantara ketahuan mencopet seorang pendeta perempuan yang sudah lanjut usia.

Dua orang pemuda di Kota Pekanbaru, Riau kedapatan menjambret seorang pendeta yang sudah lanjut usia. Kedua pelaku babak belur dihajar massa usai aksi jahatnya gagal total.

Aksi ini dilakukan pada Kamis (27/06/19) pekan lalu. Persis siang hari dimana korban yaitu seorang pendeta baru saja keluar dari pusat perbelanjaan di Pekanbaru di sekitar kawasan Jenderal Sudirman.

Disaat itulah kedua pemuda ini beraksi dan mencoba merampas barang berharga milik sang pendeta perempuan. Apes bagi keduanya, aksi jahat mereka ketahuan oleh warga dilokasi.

Meski sudah berusaha melarikan diri, warga akhirnya berhasil mengejar pelaku dan menyelamatkan barang sang pendeta.

Sebelum diserahkan ke polisi, warga yang kesal langsung memberikan ganjaran berupa bogem mentah kepada keduanya.

"Dua pelaku saat ini telah dibawa ke Mapolsek Pekanbaru Kota untuk proses lebih lanjut," kata Paur Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhianda di Pekanbaru, seperti dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com) baru-baru ini.

Dia menyebut, kedua pelaku itu masing-masing bernama Joni Manulang (24) dan Rudi (23). Aksi mereka terjadi di depan Hotel Jatra, Jalan Tengku Zainal Abidin, Kota Pekanbaru.

Ia mengungkapkan, kedua pemuda itu berusaha menjambret korbannya yang ternyata seorang pendeta wanita bernama Sherley Wisye Tompuni. Pendeta berusia 55 tahun itu berasal dari Manado dan saat ini sedang bertugas di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Saat kejadian, korban baru saja keluar dari pusat perbelanjaan dan hendak kembali ke penginapan. Namun tiba-tiba, korban diserempet kedua pelaku yang kala itu mengendarai sepeda motor. Kedua pelaku pun berusaha merebut tas korban.

Namun, korban berusaha mempertahankan diri. Meski di usia yang tak lagi muda, korban berhasil membuat rencana kedua pelaku buyar. Korban yang berusaha sekuat tenaga mempertahankan tasnya dan sempat terjatuh hingga menarik perhatian warga.

Seketika, warga yang geram melihat ulah kedua pemuda tersebut langsung mengejar dan membantu wanita itu. Kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap hingga babak belur dihajar massa.

"Sepeda motor tersangka Honda Beat BM 5730 AAC kita jadikan barang bukti. Pelaku akan mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Budhianda.

Pelajaran yang bisa kita petik dari berita ini adalah untuk terus berhati-hati dimana pun kita berada dan sebagai warga seharusnya kita tidak bisa bermain hakim sendiri, dan bukankah lebih baik menghukumnya secara hukum daripada harus menghakimi sepihak?

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7274

Banner Mitra September week 3