Lori Mora

Official Writer
645


Mantan presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie mengingatkan masyarakat pentingnya memiliki keseimbangan antara pengetahuan, budaya dan agama. Dia menilai hal ini penting karena ada banyak kasus yang terjadi dimana orang berpendidikan pun kadang tak memiliki moral yang baik. Sebaliknya, orang-orang beragama menjadi lebih sensitif dengan agamanya tanpa memiliki pandangan berbeda saat menyikapi satu hal.

“Ada orang berpendidikan hebat, tapi pembudayaan negatif, itu bahaya itu. Tapi ada juga orang yang berpengetahuan top, budaya, pendidikan juga, kalau itu ada, baik dan bagus. Jadi itu kita lihat ada sinergi 3 elemen yaitu agama, pendidikan dan budaya,” kata Habibie saat menghadiri acara peluncuran ‘The Habibie IInstitute of Public Policy and Governance (HIPPG) di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6).

Dia menjelaskan hal ini penting bagi kehidupan bernegara. Karena di dalam demokrasi, perilaku manusia dan sumber daya manusia (SDM) harus dibarengi dengan pengetahuan, budaya dan agama. Sehingga dalam kehidupannya sehari-hari setiap orang bisa sama-sama menguntungkan.

“Demokrasi kaitannya dengan manusia. Manusia itu kalau mau berkembang, mau tingkatkan produktivitas maka dia mau tidak mau harus berperilaku sesuai dengan budayanya. Jadi SDM itu kita harus kembangkan, agar supaya perilakunya dalam budaya, dan bersinergi dengan agamanya masing-masing, itu bari benar-benar menguntungkan bagi manusia,” terangnya.

Baca Juga:

Whatsapp Bakal Diawasi Pemerintah, Komnas HAM Malah Gak Setuju. Ini Sebabnya…

Penutupan Warung Anjing di Karanganyar Bukan Soal Agama, Bupati Sebut 2 Alasan Ini...

Dengan memiliki kekayaan budaya, masyarakat diyakini akan mudah menerima perbedaan yang ada. Sebagaimana halnya perbedaan yang ada di Indonesia. Dengan tetap menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika, masyarakat juga menghormati UUD dan Pancasila.

“UUD dan Pancasila adalah aset bangsa, dan kita tidak mengenal SARA dan tidak mengenal perbedaan suku dan ras. Lalu, demokrasi pembangunan dan governasi itu harus kita perbaiki,” katanya.

Ya, sebagai umat beragama kita tak bisa puas hanya dengan mendalami pengajaran agama kita. Keyakinan harus ditopang oleh pengetahuan atau wawasan yang luas. Sehingga kita menjadi orang-orang beragama yang cerdas dan gak mudah disulut oleh api permusuhan.

Sumber : Detik.com | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Juni Week 1-2


7252

Banner Mitra Juni Week 1-2