Gereja Setan Protes Mahkamah Agung Amerika Yang Perintahkan Penguburan Untuk Janin Aborsi

Gereja Setan Protes Mahkamah Agung Amerika Yang Perintahkan Penguburan Untuk Janin Aborsi

Puji Astuti Official Writer
3334

Gereja Setan di Amerika (The Satanic Temple- TST) menentang keputusan Mahkamah Agung Amerika yang mensahkan undang-undang Indiana (HEA 1337) yang mengharuskan penguburan atau kremasi bagi janin yang mati atau di aborsi. Hal tersebut menurut Gereja Setan melanggar kebebasan beragama mereka yang dilindungi oleh hukum.

Undang-undang Indiana (HEA 1337) melarang rumah sakit, klinik aborsi, dan fasilitas perawatan kesehatan lainnya untuk membuang sisa-sisa janin di tempat pembuangan akhir saniter dan sebagai gantinya hanya mengizinkan kremasi atau penguburan.

Namun Gereja Setan berargumen bahwa hal tersebut melanggar undang-undang kebebasan beragama (Religious Freedom Restoration Act - RFRA) tahun 1993 yang dibuat untuk melindungi praktik keagamaan yang bertentangan dengan hukum negara.

“Untuk lebih jelas, anggota Gereja Setan tidak akan disuruh membayar untuk hukuman ini, tindakan berlebihan dan menghina penguburan. Kami mengklaim pengecualian dengan dasar kebebasan beragama, dan kami hampir pasti akan menang di pengadilan jika kami dipaksa untuk menuntutnya,” demikian pernyataan juru bicara TST, Lucien Greaves yang organisasinya berpusat di Salem, Massachusetts.

TST atau Gereja Setan sendiri sudah secara resmi diakui oleh Amerika dan dinyatakan sebagai gereja dan mendapatkan status bebas pajak, demikian berita yang dirilis oleh Rolling Stone.

Di Amerika sendiri saat ini sedang terjadi pertarungan antara kelompok yang pro-aborsi dan mereka yang pro-life. Kelompok pro-life tidak mendukung adanya kebebasan melakukan aborsi, kecuali atas pertimbangan medis. Kebanyakan gereja-gereja mendukung gerakan pro-life yang meminta agar undang-undang Amerika untuk melindungi janin yang masih ada dalam kandungan.

Dampak dari dukungan gereja terhadap gerakan pro-life, tidak sedikit gereja yang mengalami persekusi dan vandalisme dari orang-orang yang mendukung aborsi.

Jika kita melihatnya dari sudut pandang Allah, kehidupan anak-anak sangatlah berharga, karena tangan Tuhan sendiri yang membentuk mereka di dalam rahim ibu mereka. Selain itu, jika kita melihat pada beberapa kisah di Alkitab, seperti saat Musa dan Yesus akan dilahirkan, pembunuhan masal kepada bayi-bayi juga terjadi, sepertinya Iblis bekerja keras agar rencana Allah tidak digenapi.

 Jadi mari kita berdoa, agar bayi-bayi yang tak bersalah itu dilindungi, lahir dalam perlindungan Tuhan dan menggenapi rencana-Nya yang besar atas bangsa-bangsa.

Baca juga: 

Pendiri Gereja Setan Ini Klaim Bahwa Halloween Adalah Sesi Menyembah Setan Dalam Semalaman

Iri, Komunitas Gereja Setan di Amerika ini Tuntut Agar Baphomet juga Ditaruh di Gedung DPR

Sumber : Diterjemahkan dari CBN.com

Ikuti Kami