Cinta bisa membuat
kita semua melakukan hal-hal yang paling gila demi orang yang kita cintai. Kita
bahkan sampai abai dengan masalah masa lalu sampai pada akhirnya kita baru sadar kalau itu hal itu bisa jadi bendera merah retaknya pernikahan.
Sebuah
statistik menemukan kalau 65 persen dari pasangan menikah mengaku menikahi orang yang sangat berbeda dari saat mereka masih berkencan.
“Kami
menemukan pasangan yang mengaku hal ini jumlahnya sangat besar. Bahkan mereka merasa
dibohongi soal identitas pasangan mereka yang sengaja disembunyikan,” kata salah satu peneliti.
Peneliti juga
menemukan kalau pihak perempuanlah yang paling sering menutupi rahasia masa lalunya dari pasangan. Sementara laki-laki cenderung lebih mengabaikannya.
Diantara sekian banyaknya bendera merah dalam pernikahan, terdapat 10 yang paling umum yaitu:
1. Masalah kemarahan (emosional)
2. Kebiasaan berbohong
3. Perilaku yang tak bisa dikontrol
4. Menutupi hubungan dari publik
5. Kepribadian yang gak bisa diprediksi
6. Pernah berselingkuh di masa lalu
7. Punya riwayat kecanduan
8. Tipe pribadi yang suka moody
9. Kekanak-kanakan
10. Pernah terjerat hukum (pernah jadi narapidana atau melakukan pelanggaran)
Alasan utama pasangan menikah kerap mengabaikan masalah di atas adalah karena terlalu menikmati hubungan asmara yang saat ini. Sehingga fokus untuk mengungkapkan masa lalu terabaikan.
Baca Juga :
Biar Gak Stress, Ini 5 Hal yang Harus Dipersiapkan Saat Pasangan Kalah dalam Pemilu
Tutupi Masalah dari Pasangan, Baikkah Suami Istri Punya Rahasia?
Lalu
bagaimana supaya pasangan menikah bisa lebih terbuka tentang dirinya sendiri? Yang terpenting dari sebuah hubungan selain cinta adalah kedewasaan.
Seseorang yang
dewasa pasti akan berpikir lebih panjang. Misalnya, punya satu visi yang jelas kenapa
harus menikah dan memastikan jika pasangannya sepakat dengan visi tersebut. Untuk
itulah, setiap bendera merah masa lalu yang masih belum tuntas atau enggan diakui
perlu diungkapkan. Karena dengan keterbukaanlah sebuah hubungan akan berhasil dengan baik.
Jangan
sampai kebohongan atau masa lalumu terbongkar oleh pasanganmu sendiri. Hal itu sama sekali hanya akan merugikan dia dan juga dirimu sendiri.
Itu
sebabnya di dalam Alkitab disebutkan bahwa keterbukaan adalah awal dari
pemulihan.
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan
adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari
segala kejahatan.” (I Yohanes 1: 9)