Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
288


Pasca Pemilu 2019 lalu, sejumlah pemuka agama dan penghayat kepercayaan di Banyumas, Purwokerto gelar doa bersama demi menjalin kembali persatuan antarumat beragama.

Doa lintas agama ini digelar di Gereja Katolik Paroki Santo Yosep, bertepatan dengan perayaan hari ulang tahunnya yang ke-55 pada Minggu, 29 April 2019.

Dengan kompak para pemuka agama ini menyerukan persatuan di tengah perbedaan pilihan di Pemilu yang lalu. Mereka pun menyerukan supaya semua warga kembali bersatu sebagai warga negara Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

“Pada pemilu kemarin tentu ada perbedaan pilihan baik di keluarga maupun masyarakat, sekarang harapannya kita kembali lagi menjadi satu. Satu Pancasila, satu bineka, dan satu Indonesia,” kata Pastor Valentinus Sumanto Winata, Pr, Kepala Paroki Santo Yosep Purwokerto, seperti dikutip Radar Banyuwangi, Minggu (28/4).

Sementara kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 5000 orang dari 6 kelurahan di Kecamatan Purwokerto Timur. Sebelum memanjatkan doa, mereka lebih dulu mengikuti jalan sehat bersama.

Baca Juga :

Sempat Ditolak Karena Beragama Katolik, Slamet Juniarto Kini Diterima di Bantul

PGI Rilis Tema dan Pesan Paskah 2019, Ini Isinya…

Sebagai perwakilan GKI Martadireja, Pendeta Dimas Aryo Yuwono menyampaikan kalau kegiatan ini bertujuan untuk membangun kembali kebersamaan umat lintas agama yang merupakan landasan dalam hidup beragama dalam konteks Indonesia.

“Iman tidak akan ada artinya tanpa ada keterlibatan bersama masyarakat. Terimalah realita keberagaman karena Tuhan tidak menginginkan kita menjadi sama, tapi Tuhan ingin kita satu. Jalinlah kesatuan dengan dasar solidaritas yang berkualitas agar dapat melakukan aksi secara nyata di tengah kepelbagaian atau diversity,” ucap Pendeta Dimas.

Linda Susiana perwakilan dari agama Budha menegaskan bahwa perbedaan yang ada di Indonesia harusnya melahirkan persatuan yang kuat.

“Kita semua tetap satu. Saling bertetangga, mendukung, dan diharapkan bisa menebarkan cinta kasih,” tuturnya.

Selain perwakilan Kristen dan Budha, doa bersama ini juga dihadiri dari perwakilan agama lain seperti Budi Santoso dari Hindu, JS Budi Rohadi dari Konghuchu dan Ustadz Sihid Masduki Algozali dari Islam. Ada pula perwakilan dari Majelis Luhur Penghayat Kepercayaan yang diwakilkan oleh Edi Siswanto.

Dalam doa ini, setiap agama mengharapkan terciptanya perdamaian serta kerukunan di antara masyarakat agar Indonesia semakin maju dan persaudaraan antarumat beragama yang kian kokoh.

“Visi misi Gereja Keuskupan Purwokerto adalah Gereja semakin menjadi tanda hadirnya Kerajaan Allah. Artinya ketika Kerajaan Allah hadir, ada suka cita, syukur, dan cinta kasih. Itu diwujudkan dengan bergandengan tangan bersama masyarakat,” pungkas Pastor Sumanto.

Sumber : Radarbanyumas.co.id/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ivan Sitompul 9 June 2019 - 12:36:56

Tujuan tuhan yesus naik ke surga

0 Answer

Juan Sih 31 May 2019 - 22:21:57

Apakah hari sabat yang dimaksud alkitab adalah har.. more..

0 Answer

liana 27 May 2019 - 14:56:37

menikah tanpa sex

1 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Fun Run (1)


7261

Banner Mitra Juni week 2