Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
370


Beberapa tahun lalu, berat badanku sudah mencapai 100 kg. Aku gak tahu pasti apakah istriku mengkuatirkan berat badan itu atau gak. Tapi aku tahu dia gak pernah bilang, ‘Kamu gemuk’. Dia juga gak pernah memaksaku untuk menurunkan berat badanku.

Secara gak langsung, seorang istri pasti berharap suaminya punya tubuh yang sehat dan proporsional. Tapi kebanyakan setelah menikah, seorang pria akan mulai mengalami fase kegemukan yang gak terkontrol.

Namun dalam kondisi yang sudah melebihi batas, penting bagi seorang istri untuk menyampaikan dengan jujur kekuatiran akan berat badan berlebih pasangan.

Sebagai suami, aku selalu mendapat perhatian secara fisik maupun verbal dari istriku. Kadang dia memuji, kadang dia mengingatkan dampak negatif yang akan aku alami dengan kondisi tubuh seperti itu. Bagiku, caranya menyampaikan hal itu sama sekali gak menyinggung perasaanku.

Jadi, apa kamu sedang kuatir dengan berat badan pasanganmu? Mari pertimbangkan beberapa hal ini lebih dulu:

1. Pahami lebih dulu kenapa berat badan pasanganmu begitu menganggumu

Apakah kamu memang berpikir kalau kondisi fisiknya akan berdampak bagi kesehatannya? Kalau memang tujuannya untuk kesehatan pasanganmu, sampaikanlah ke pasangan alasan kenapa dia harus menurunkan berat badannya. Lalu, dorong dia untuk menerapkan pola hidup yang sehat.

2. Bicaralah dengan pasangan secara terbuka soal rencana untuk menjaga penampilan bersama

Kalau menurunkan berat badan membuat pasangan jadi lebih oke, membicarakan tentang memulai hidup sehat akan sangat diterima.

Bicarakanlah pola hidup sehat yang bagaimana yang harus kalian terapkan. Dan tentunya yang gak membebani dia untuk melakukannya.

Baca Juga :

Mendengar Pasangan Itu Memang Sulit, Tapi Punya 7 Manfaat Bagi Pernikahanmu

Uang Kerap Jadi Sumber Pertengkaran? Berikut 6 Cara Kelola Keuangan yang Baik

3. Buat daftar rencana untuk menjalankan pola hidup sehat tersebut bersama-sama

Jangan biarkan dia memulai sendirian. Mendapat dukungan dari pasangan sendiri tentu jauh lebih memotivasi daripada hanya melakukannya sendiri. Jadi, supaya pasangan semangat menjalankan pola hidup sehat, buatlah daftar rencana yang akan kalian lakukan bersama. Entah itu joging bersama setiap pagi atau sore hari, ikut komunitas kebugaran ataupun membatasi makanan apa saja yang boleh dan tak boleh dikonsumsi.

Dengan adanya daftar rencana yang jelas, pasanganmu akan lebih komitmen untuk menurunkan berat badannya.

Jadi, kalau memang kamu saat ini mulai kuatir dengan kondisi disik pasanganmu. Jangan langsung mengakui ketidaksukaanmu dengan penampilannya. Tapi, dorong dia untuk menyadari pentingnya kesehatan fisik bagi dirinya secara pribadi.

Sumber : Jon Beaty/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

tutde gaming 26 August 2019 - 17:44:44

Kenapa payudara dan perut membesar ketika hamil?

0 Answer

Yones 25 August 2019 - 01:13:05

Upah mengikut Yesus

0 Answer

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7271

Banner Mitra Agustus Week 4