Tertembak Di Perut, Pendeta Asal California Ini Alami Luka Serius. Teruslah Berjaga-jaga!

Tertembak Di Perut, Pendeta Asal California Ini Alami Luka Serius. Teruslah Berjaga-jaga!

Naomii Simbolon Official Writer
844

Ryan Ware, pendeta berusia 24 tahun lulusan dari Duke Divinity School yang melayani sebagai pendeta dari dua gereja di Virginia tengah berjuang mempertahankan hidupnya setelah dia tertembak di tempat parkir Costco di Durhan, California Utara, Sabtu kemarin.

"Komunitas sekolah Duke Divinity sangat sedih dan marah dengan penembakan yang terjadi pada salah satu siswa kami," kata Dekan Divinity School, Greg Jones dalam sebuah pernyataan kepada The Chronicle.

"Kami semua mengelilingi korban serta keluarganya dengan kasih, dukungan dan juga doa. Dan kami akan terus melakukannya dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.

Ware yang baru mengambil lisensi pendetanya ini melayani sebagai pendeta di Wesley Chapel United Methodist di Danville dan Rock Springs United Methodist Church.

Terkait penembakan yang menimpa Ware, polisi mengatakan bahwa tepat jam 1:30 siang, pada hari Sabtu Ware tengah berada di blok 1500 North Pointe Drive dan duduk di dalam SUVnya, perutnya tertembak. Sampai saat ini, tersangka masih belum dapat ditangkap, tetapi sedan abu-abu atau perak terlihat melaju kencang dari lokasi setelah penembakan.

Polisi pun menggeledah SUV Ware, dan mengambil dompet serta ponselnya sebelum mengambil residu DNA dan  penembakan.

Akibat penembakan ini,Ware harus dirawat di rumah sakit dan mengalami cedera yang serius dan mengancam jiwa.

Orang tua Ware mendesak orang-orang yang ada di jejaring sosial media mereka untuk mendoakan putranya.

"Jantung saya merasakan kesedihan, saya tidak bisa bayangkan gimana perasaan mereka. Itu pasti sesuatu yang mengerikan jika hal seperti ini terjadi hanya pada putramu," kata seorang wanita yang tak mau disebutkan namanya tersebut kepada ABC 11.

Dia berada di dalam Costco ketika penembakan terjadi, dan menyaksikan saat Ware ditemukan terpuruk di kursi pengemudi.

Sampai saat ini Ware masih dirawat di rumah sakit.

Rock Springs United Methodist Chrch  pun bersepakat menyerukan doa untuk Ware dalam sebuah penyataan soal penembakan tersebut.

"Akhir pekan yang lalu, salah satu anggota rohaniawan kami di Distrik Danville, dan juga siswa di Duke Divinity School di North California adalah korban dari penembakan. Kami, Rock Springs United Methodist Chrch  bersatu dan bersepakat bersama  Duke Divinity School untuk menawarkan doa baginya," kata penyataan itu.

"Kami meminta pendeta kami) untuk berdoa bagi kesembuhannya dan untuk kekuatan bagi keluarga dan teman-temannya."

Semoga si pelaku segera tertangkap ya! Dan marilah kita berjaga-jaga dimana pun kita berada, sebab kita tidak tahu kapan sesuatu terjadi pada diri dan hidup kita. Bukan begitu?

Sumber : christianpost

Ikuti Kami