Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
505


Ketika anak masih kecil, tentu kamu nggak terlalu kuatir dan memikirkannya kan?

Tetapi setelah mereka beranjak remaja, barulah kamu sadar bahwa sedikit lagi dia akan dewasa. Saat itulah kamu sebagai orangtua mulai bertanya-tanya.

"Kalau mereka dewasa, merantau, apakah mereka akan kembali ke rumah lagi? Apa yang akan mereka ingat soal rumahnya? Apakah mereka akan merindukanku? Serindu apa mereka mungkin padaku?"

Sebagai orangtua, kita tentu saja nggak mau kehilangan kehadiran dan cinta anak-anak setelah mereka menikah dan memiliki keluarga kelak.

Itu sebabnya, dari sekarang ini mulailah membangun hubungan dengan anak-anak dalam rumahmu dengan baik dan benar.

#1. Ciptakan waktu berkumpul dengan keluarga yang intim

Kamu harus menanamkan dalam hatimu bahwa keluarga adalah hal yang sangat penting bahkan melebihi dari semua kesibukanmu.

Jadi, sesibuk apapun kalian satu sama lain di dalam rumah, tetaplah bangun tradisi keluarga seperti saat teduh atau doa bersama di pagi hari, minum kopi sarapan di pagi hari sebelum berangkat kerja, sekolah dan lain sebagainya, atau meringkuk bersama dan membahas peristiwa yang terjadi dalam hari kalian. Entah itu curhat, atau kesaksian.

Pastikan jangan memegang handphone selama sesi itu ya, supaya kalian fokus satu sama lain.

#2. Teruslah berkomitmen dengan kesepakatan di atas dan menjadi kreatif.

Mungkin setiap anggota keluarga kamu memiliki jadwal yang cukup sibuk sehingga sulit untuk menyatukan. Tetapi harus kreatif dan komitmen sih.

Kamu sebagai suami dan istri harus bisa menyusun sesuatu sesuai dengan jadwal anak-anak kamu.

Entah itu malam malam bersama, atau setelah jam makan malam atau bangun lebih awal di pagi hari bersama dan lain sebagainya.

#3. Harus terus berkomunikasi dan terbuka, itu penting

Bagaimana jika si sulung kuliah di Amerika?

Lah, masih ada smartphone untuk terus komunikasi an?

Berinterkasi dengan anak itu sangat penting dilakukan. Sebagai anak, mereka membutuhkan perhatian dan kehadiran kamu untuk mendengar serta masukan dari kamu sebagai orangtua.

Permasalan yang sering dialami oleh orangtua dan anak adalahnya terjadinya perselisihan hanya karena kurangnya komunikasi.

Karena anak jauh di negeri orang, sementara kamu sibuk dengan urusanmu, kamu pun lupa untuk chat atau nelfon anak.

Jangan biasakan itu ya Ma dan Pa. Tanyakan bagaimana studi mereka, kenali teman-teman mereka, dan jadilah sahabat mereka.

Jika terjadi perselisihan pendapat misalnya, dan anak membatah perkataanmu, jelasin dengan lembut dan penuh kasih. Jangan malah memarahinya dengan kejam, membuat dia takut dan tak ingin terbuka lagi pada kamu, sehingga mereka mencari orang di luaran sana.

Tau sendiri kan, itu sangat membahayakan pertumbuhan mereka!

Jika kamu berhasil mendidik anakmu dari rumah dan menjadi sahabatnya, maka dia akan bertumbuh jadi sosok yang percaya diri dan akan mencarimu, kemana pun kamu. Dia akan merindukanmu dan tak ingin mentiadakan kamu dalam hidupnya meski dia sudah menikah dan sibuk sekali!

Sumber : berbagai sumber


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Buyung Mahyuddin 27 February 2020 - 23:32:48

What did Astuti mother buy

0 Answer

Yance Salinggi 27 February 2020 - 12:26:16

Hubungan

0 Answer

Marcellinus Chandra Kurniawan 27 February 2020 - 08:55:53

Ask about GOD.. Where is True GOD?

1 Answer


adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

Banner Mitra Februari 2020 (3)


7268

Banner Mitra Februari 2020 (3)