Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
432


Bagi pasangan suami istri, perceraian adalah momok yang tentu saja sangat dihindari. Siapa sih yang ingin bercerai?

Namun, terkadang ada saja alasan kuat bagi orangtua untuk bercerai. Sayangnya, kebanyakan anak-anak menjadi korban atas perceraian itu. Padahal dengan pengaturan pengasuhan yang bijak, maka anak tidak akan kehilangan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Inilah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendidik anak kamu, pasca perceraian yang menimpa!

1. Selalu utamakan anak-anak kamu ya.

Demi mereka, sebaiknya kesampingkan emosi pribadi kamu kepada mantan suami/istri ya. Bagaimana pun kamu mungkin nggak akan bisa memperbaiki apapun di dalam situasi perceraian ini. Jadi tetaplah tenang demi anak-anak kalian. Utamakan anak kamu dan tetaplah jadi orangtua yang bijak bagi mereka meski sudah tak lagi jadi suami-istri.

Sebaiknya berilah waktu yang proporsional untuk si kecil. Jika kamu emosi melihat mantan suami/istri kamu, kembali ingatlah sang anak.

2. Terbukalah terhadap sebuah perubahan demi si kecil

Aku tahu betapa sulitnya untuk melepaskan hal-hal kecil yang dulu pernah di lalui bersama sebelum bercerai. Masalahnya, sekarang semua sudah tak sama. Sebaiknya bukalah hatimu untuk menerima perubahan itu, jangan berlarut dalam kesedihan ya.

Kadang sebagai orangtua, kita suka gelisah mengenai sesuatu yang belum terjadi dan belum dilakukan. Come on, dimana posisi Tuhan? Jangan khawatir!

3. Berkomunikasilah sepenuh hati kepada mereka.

Ingat, meski kamu sudah bercerai, misalnya. Mantan suami kamu tetap menjadi ayah dari anak-anak kamu. Anak-anak ingin dicintai oleh kedua orangtuanya. Beri mereka kesempatan untuk itu. Beri waktu dan tetaplah bersama mereka.

4. Miliki pikiran Kristus.

Dalam mendidik anak, apalagi kamu sendirian, itu sangat sulit. Tanpa pemikiran Kristus maka kamu akan mendidik dalam hikmat serta kebijaksanaan yang berasal dari dunia, bukan dari Kristus.

Sebaiknya, berikan waktu untuk dirimu sendiri secara khusus untuk berdoa bagi dirimu sendiri dalam mendidik si kecil.

Jangan anggap remeh mom, sebab apa yang kamu ajarkan kelak mempengaruhi masa depan si kecil loh!

5. Jangan terlalu cerewet, Mom. Bicara dengan kasih.

Jangan menekan anak kamu dengan tangan di pinggang sambil menunjuk-nunjuk dengan suara keras.

Saya dibesarkan dari keluarga yang keras, orangtua saya selalu berdiri di hadapan saya, memandang mata saya dengan penuh amarah, tangan kirinya di pinggangnya lalu yang lainnya memegang gagang sapu.

Membuat saya trauma dengan pukulan dan nggak mau terbuka kepada mama.

Jangan sampai hal serupa terjadi, Mom. Karena tindakan itu sangat merusak anak, meracuni mereka, mengobarkan amarah terus menerus hingga nggak menyenangkan hati Allah. Lebih baik diam dan tenangkan dirimu.

Aku tahu betapa sulitnya melewati perceraian ini. Tetapi jangan biarkan anak menjadi korban dan masa depannya menjadi berantakan karena permasalahmu dengan mantan suami/istri. Rendahkanlah hatimu dan pikirkan anak-anakmu diatas keegoisan masing-masing!

Sumber : crosswalk | Jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer

Armin Maulana 15 September 2019 - 18:57:54

Sebuah kapasitor keping sejajar diudara mempunyai .. more..

0 Answer

marsel sihombing 14 September 2019 - 20:37:08

perkataan kotor

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7272

Banner Mitra September week 3