Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
730


Pendeta senior Harvest Bible Chapel (HBC), Chicago James MacDonald dipecat dari jabatannya sebagai pendeta senior dan penatua gereja. Hal ini terjadi lantaran pihak gereja mendengar ucapan MacDonald yang tak pantas dalam rekaman program radio lokal pada Selasa (12/2) lalu.

“Mengingat hal itu dan perilaku lain yang dipertimbangkan, sesuai dengan prosedur dalam Anggaran Rumah Tangga kami, Pendeta MacDonald dicopot sebagai pendeta senior dan Penatua gereja karena terlibat dalam perilaku yang menurut para tetua bertentangan dan berbahaya bagi kepentingan terbaik gereja. Dia telah diberhentikan dari pekerjaannya di Harvest Bible Chapel, efektif hari ini, 12 Februari 2019,” demikian disampaikan oleh pihak gereja HBC.

Mereka menyampaikan jika keputusan tersebut diambil dalam waktu yang panjang dan melalui doa serta masukan dari berbagai penasihat yang terpercaya.

Sementara masalah yang melibatkan MacDonald sudah muncul sejak diterbitkannya karya investigasi panjang oleh Julie Roys di majalah World. Artikel berjudul ‘Hard Time at Harvest’ itu dikerjakan dalam waktu delapan bulan, melalui proses pendokumentasian adanya dugaan penyalahgunaan keuangan, serta kondisi internal gereja yang kurang baik. Dua penulis lain dari website The Elephan’s Debt juga mengkritik MacDonald dan HBC karena manajemen dan kepemimpinan yang buruk.

Atas tuduhan itu, HBC mengajukan gugatan kepada ketiga penulis tersebut dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Setelah gugatan masuk, gereja kemudian memutusan untuk membatalkan gugatan pada bulan Januari 2019 lalu. Para tetua gereja lalu meminta MacDonald untuk cuti panjang.

Dalam suratnya kepada gereja tentang cuti panjang yang harus dia jalani, MacDonald menulis, “Saya sudah berjuang melawan lingkaran ketidakadilan, kemarahan dan ketakutan yang telah melukai orang lain tanpa sebab. Saya merasa sangat malu dengan pola hubungan yang disebut dosa ini.”

Dia juga mengakui jika dirinya merasa bersalah karena telah melukai orang-orang yang dicintainya. “Saya hanya menyalahkan diri saya sendiri untuk hal ini dan ingin mencurahkan seluruh energi saya untuk memahami dan mengatasi pola-pola berulang ini,” ucapnya.

Pemecatan pendeta senior HBC ini diungkapkan dalam sebuah website bernama Elephant’s Debt. Di sana dituliskan bagaimana jemaat gereja HBC merasa sedih dengan kepergian MacDonald.

“Kami menyadari bahwa banyak orang di Harvest Bible Chapel terluka hari ini. Dan kami berharap dan berdoa untuk masa depan yang lebih baik bagi komunitas Anda,” demikian tertulis.

Sumber : Christianpost.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7275

Banner Mitra September week 3