Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
549


Ketika aku duduk di bangku SD, kira-kira usia 9 tahun, aku sering sekali terkagum dengan kedua orangtuaku.

Pernikahan mereka benar-benar tak bercela di mataku. Mereka sangat romantis, dan tak pernah ribut seperti tetanggaku, bahkan mereka kerap terlihat mesra di depan kami anak-anaknya. Itu pemandangan yang menyenangkan dan membuat kami seisi rumah sangat bahagia.

Setelah tamat SD, aku pun pindah ke rumah nenek untuk menemaninya sampai masa SMPku habis. Setelahnya, aku kembali SMA di depan orangtuaku.

Namun apa yang berubah adalah pernikahan orangtuaku.

Beberapa perlakuan mama membuat papa harus marah dan saling tak bertegur sapa 3 hari lamanya. Bahkan suatu kali, aku melihat wajah mama biru dan dia tak mengaku apa pun.

Puji Tuhan, pertikaian demikian tak sering terjadi, dan seiring waktu mereka berubah dan dekat meski tak semesra atau se-romantis dulu.

Semua bisa berubah, bahkan pernikahanmu  yang tadinya bahagia bisa berubah seketika. Bagaimana pun kamu harus bangkit dan memperbaikinya bukah?

Lakukanlah hal dibawah ini meskipun itu tak mudah.

Ingatkan dirimu bahwa pernikahan perihal memuliakan nama Allah.

1. Perlakukan pasangan kamu seperti teman yang sangat berharga

Dalam pernikahan, kesalahpahaman kerap terjadi. Apalagi kalau itu menyangkut sebuah keputusan.

Kamu maunya 'A' dan pasangan kamu maunya 'B.'

Jika demikian, sebagai wanita kamu harus mengalah dan tunduk kepada suaminya, seperti apa yang Allah firmankan : "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan," (Efesus 5:22)

Tunjukkan rasa hormat kamu kepada suami dengan mendengarkan dia dengan penuh perhatian, meski pun kata-kata atau keputusannya membuat aku serasa ingin menyela dan membantahnya. Taat dan hormatilah dia sebagai mana kamu hormat dan tunduk kepada Tuhan. Suami adalah kepala dan ayo, dengarkan.

2. Mungkin keputusan yang di ambilnya salah, meski demikian jangan coba-coba memperbaikinya seperti anak kecil

Karena kita adalah manusia, maka tak satupun dari kita yang sempurna. Bahkan suaminya sekalipun!

Kadang,ketika sedang bicara dengan suami dan dia melakukan kesalahan, rasanya ingin segera mengoreksi ya.

Apalagi kalau sedang bicara dengan teman-teman di rumah.

Apakah itu baik? Jawabannya adalah tidak.

Belajarlah untuk menggigit lidahmu ketika ada godaan untuk mengoreksi suaminya sesaat dia melakukan kesalahan dalam berkata atau bertindak, apalagi jika itu didepan teman atau anak-anaknya.

Karena sikap mengoreksi seperti ini membuat dia merasa nggak dihormati dan direndahkan.

Kamu bisa membagikan perasaan kamu dan kekesalan yang menganggu kamu di ruang pribadi kalian. Misalnya di kamar sebelum tidur.

Jangan membicarakan kesalahannya di depan orang lain, itu hanya akan membuat harga dirinya menyusut. Sayangnya, kebanyakan orang tak menyadarinya sampai Tuhan menjelaskannya.

3. Maafkan dia seperti Tuhan memaafkanmu

Semakin kita berhubungan dekat dengan seseorang, maka kepahitan cenderung mudah menghampiri. Itu wajar!

Salah ngomong saja bisa bikin kita marah, kecewa dan kepahitan.

Hal yang serupa pasti terjadi dalam pernikahan. Jadi, jika itu pernah terjadi dan masih terasa sampai hari ini dihatimu, sebaiknya maafkanlah pasanganmu.

Bagaimana mungkin kamu bisa hidup bersama dan melakukan kehendak Allah bersama seseorang yang kamu benci?

Tentu tak bisa!

Demi Tuhan yang hidup, ampunilah pasanganmu dan maafkan dia setiap hari. Mintalah hati yang baru dan kekuatan yang baru kepada Tuhan. Dia akan memberikannya. Percayalah!

Tidak mudah memang, tetapi sebagai orang Kristen kita benar-benar harus berdiri sebagai mana Allah ingin kita hidup dalam kasihNya dan melakukan kehendak-Nya. Baik dalam keseharian dan dalam pernikahan.

ARTIKEL TERKAIT : 3 Hal Penting yang Patut Diketahui Sebelum Berpuasa, Ayo Coba Cek Dulu!

Aku tahu kamu adalah orang hebat dan dicintai oleh Tuhan. Itu sebabnya kamu membaca ini dan merasa diberkati.

Kalau kamu ingin kami layani dan sharing masalah pernikahanmu, maka hubungilah kami disini : Sahabat 24: SMS ( 0817 0300 5566) ; Telepon (1-500-224 ;  0811 9914 240). Selama 24 jam, kami akan melayani kamu!

Sumber : crosswalk | jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Yones 25 August 2019 - 01:13:05

Upah mengikut Yesus

0 Answer

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer

Samu Vastro 22 August 2019 - 23:11:21

Hormati

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7271

Banner Mitra Agustus Week 4