Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
254


Selama 10 tahun belakangan, worship leader (WL) Hillsong Worship Darlene Zschech mengaku takjub dengan pertumbuhan pesat musik rohani.

“Dalam beberapa hal (perubahan) itu terjadi di depan mata seperti lompatan yang luar biasa. Aku suka konten-konten (lagu) yang ada saat ini,” kata Zschech.

Dia pun memuji ekspresi para WL dalam ibadah pujian dan penyembahan yang ditampilkan di dalam musiknya. Dan dia percaya pertumbuhan pesat musik rohani yang terjadi saat ini tak terlepas dari campur tangan Tuhan.

“Aku suka bagaimaan mereka merasakannya. Roh Kudus sangat ahli dalam mengajarkan hal ini. Aku tak berpikir kita harus berjalan seperti polisi Yesus dan menilai ekspresi dari semua orang. Hanya Tuhan yang bisa melihat isi hati manusia,” katanya.

Untuk pertumbuhan musik rohani kontemporer modern sendiri,pencipta dan pelantun lagu-lagu rohani populer seperti ‘Shout to the Lord’, Victor’s Crown’, ‘In jesus Name’, ‘Worthy Is The Lamb’, dan ‘At The Cross’ ini mengaku tak kuatir. Meskipun ada banyak lagu kontemporer rohani yang sudah tak menonjolkan tentang Yesus dan iman, karena cara itu bisa saja membawa banyak orang kembali mencari Tuhan.

Baca Juga :

‘In Jesus' Name’, Deklarasi Iman Darlene Zschech

Setelah Sembuh Dari Kanker, Darlene Zschech Keluarkan Album Mengagumkan ‘Here I Am Send Me’

Di samping itu, Zschech juga mengaku sangat menikmati lagu rohani yang dikemasa secara akustik. Hal itu bahkan mengingatkan dia kepada perenungan Raja Daud seperti tertulis dalam Mazmur.

“Aku suka bagaimana para WL menanggalkan segala sesuatunya kembali, dan telah menemukan jalan melalui kekacauan lampu, kamera dan tindakan. Aku hanya menyukainya. Aku pikir kita menjadi sedikit lebih berani, bebas beribadah dan mengalir di mana bahkan 10 tahun yang lalu itu sedikit lebih tegang,” katanya.

Meskipun telah pensiun dari kelompok pujian penyembahan di Gereja Hillsong setelah 20 tahun melayani, Zschech mengaku tetap mengikuti pertumbuhan musik rohani sampai saat ini. Setelah memutuskan pensiun, sampai saat ini dia lebih banyak melayani sebagai pendeta bersama suaminya Mark di Hope Unlimited Church di New South Wales.

Sumber : Christianpost.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Mery Purangga 18 January 2019 - 04:04:20

Gembala yang baik

0 Answer

Mery Purangga 18 January 2019 - 04:02:13

Perceraian

0 Answer

Usui_ Takumi 17 January 2019 - 10:23:18

Di bayar utang pada pelanggan rp.200000 pengaruh t.. more..

0 Answer


ROTH GERENEMUS K A U 5 January 2019 - 15:20:01
Saya mohon bantuan doa ny, krna sy mengalami pergo... more..

chintya agustin sulistiani 15 December 2018 - 12:51:18
Tolong bantu doa saya. Saya mau ikut Yesus, tapi k... more..

chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Banner Mitra Week 2


7223

advertise with us