Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
400


127 Hours merupakan salah satu film fantastis yang berceritakan pengalaman seorang Aron Ralston saat dirinya sedang mendaki. Dalam filmnya, Aron yang baru berusia 27 tahun ini melompat dengan riang pada sebuah musim semi, membawa sejumlah makanan dan minuman yang cukup sebagai bekal. Untuk sampai ke lokasi, ia perlu mengemudi sejauh 150 mil dari tempat tinggalnya.

Sesampainya di sana, ia langsung memanjat sebuah celah yang lebarnya hanya beberapa meter. Saat hari mulai menjelang sore, ia memutuskan untuk beristirahat di ketinggian tujuh puluh lima meter dari dasar ngarai. Baginya, hari itu sangat sempurna. Sampai tiba-tiba, ada sebuah batu besar yang terlepas dari dinding batu dan menjebak lengan kanan Aron.

Ketika ini terjadi, ia menyadari betul kalau seluruh lengannya itu pastilah sudah hancur lebur. Baginya, tangan kanan itu merupakan sebuah aset terbesar dalam kehidupannya. Apa yang akan terjadi kalau hal buruk menimpa tangan ini, pikirnya.

Aron berada ditengah gunung batu yang sangat dikunjungi oleh orang banyak. Selama lima hari penuh ia mencoba untuk melepaskan diri dari batu tersebut, tetapi semuanya tidak membuahkan hasil yang baik.

Aron yang hanya membawa perbekalan untuk sehari, kini harus mencoba untuk bertahan hidup. Ada satu momen dimana ia berpikir untuk mematahkan lengannya, dan memotong otot dengan sebuah pisau kecil di sakunya, sehingga tangannya bisa terlepas. Dan hal itu dilakukan oleh Aron.

Ketika ditanyai kisah ini, Aron bercerita bahwa keinginan untuk menyelamatkan diri sendiri itu semacam autopilot. Bekerja dengan sendirinya, karenanya ia sampai nekat untuk mengamputasi sendiri lengan kanannya.

Setelah proses amputasi tersebut selesai, ia mulai menurunkan tubuhnya dan berjalan perlahan ke arah truknya. Ditengah perjalanan, ia bertemu dengan dua orang pendaki yang kemudian memanggilkan helikopter penyelamat untuknya.

Mengamputasi lengan kanannya sendiri adalah sebuah tindakan radikal, tetapi itu adalah salah satu keputusan yang telah menyelamatkan hidupnya dan membuatnya kembali bersama keluarga.

Panggilan Tuhan pada kita untuk memerangi dosa mirip dengan pengalaman Aron ini. Alkitab tidak menawarkan pendekatan yang santai, sehingga kita tidak bisa pasrah begitu saja. Saking radikalnya, nggak sedikit orang kristen yang akhirnya memutuskan untuk tidak membicarakannya.

Matius 5:30, "Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka."

Disini, Yesus memang tidak secara langsung berbicara soal kita harus mengamputasi fisik kita. Lewat perkataanNya ini, Ia ingin mengatakan kalau untuk menolak dosa, kita perlu pakai langkah-langkah yang ekstrim. Meski menyakitkan, kita memang harus menyingkirkan dosa dari kehidupan kita ini.

Roma 8:12, "Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup."

 

Sumber : crosswalk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

rina ashari 15 February 2019 - 04:48:52

makanan yang baik untuk ibu hamil usis di atas 40 .. more..

0 Answer

Ria Lukita 14 February 2019 - 20:53:48

Pelecehan

0 Answer

Margareth 12 February 2019 - 20:29:50

Sudah bertahun tahun saya tidak pernah berdoa, say.. more..

0 Answer


Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Rio Hascaryo 7 February 2019 - 08:48:26
Thanks buat kemarin, saya dapat melalui hari denga... more..

Banner Mitra Week 2


7231

advertise with us