Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
356


Sebanyak 11 anak SD Negeri 1 Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Cilandak yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah harus menerima hukuman dari gurunya. Kesebelas anak ini dikumpulkan di ruang guru dan disuruh menghisap rokok di depan guru.

Terkait hukuman tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Sukabumi pun angkat bicara. Ketua KPAI Sukabumi, Dian Yulianto menyampaikan hukuman itu tidaklah tepat. Dia menilai kalau hukuman semacam itu hanya akan berdampak pada kondisi psikologis anak.

"Hukuman seperti ini kurang tepat, tidak mendidik,” kata Dian.

Dia menambahkan, memaksa anak merokok justru sangat berbahaya. Walaupun hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada anak-anak itu, dia tetap saja tidak setuju. Sebab hukuman itu jauh lebih tepat diterapkan kepada anka SMP dan SMA dibandingkan kepada anak yang masih duduk di bangku SD.

“Apalagi kan ini siswa kelas 2, masih terlalu kecil. Mungkin juga si anak ini sering melihat orang tuanya merokok di rumah, bisa jadi karena anak itu peniru yang baik, atau karena lingkungan di sekitar,” ucap Dian.


Dia pun menyarankan juga hukuman terhadap anak-anak SD itu diserahkan kepada orang tuanya saja. Orang tua juga perlu diberikan pemahaman untuk mengingatkan anak-anak untuk menjauhi rokok.

“Kemudian dipantau oleh orang tuanya. Karena kan di sekolah juga tidak bisa guru memantau secara penuhm justru yang lebih banyak untuk memantau anak itu adalah orang tua,” lanjutnya.

Baca Juga : Miris Sekali! Mulai Usia 2 Tahun, Anak Ini Sudah Pencandu Rokok

Terkait kasus ini, KPAI dipastikan akan mendatangi SD Negeri 1 Pamuruyan untuk memberikan solusi yang lebih tepat dalam menangani anak-anak SD tersebut.

“Kita akan turun ke sekolah juga untuk mensosialisasikan bahaya rokok ke para siswa. Kita berharap hal ini tidak terulang,” tandas Dian.

Duh, miris ya masih anak SD saja sudah merokok. Dengan adanya kasus ini, kita berharap orang tua dan juga pihak sekolah bisa lebih memprioritaskan disiplin bagi anak-anak dan memberikan pemahaman soal sejumlah hal yang patut mereka hindari.

Sumber : Kumparan.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Sindy Septa 22 January 2019 - 21:24:33

apa manfaat mengula sebuah cerpen

0 Answer

Della monica 22 January 2019 - 08:30:35

Saya banyak hutang di aplikasi

0 Answer

Della monica 22 January 2019 - 08:30:30

Saya banyak hutang di aplikasi

0 Answer


ROTH GERENEMUS K A U 5 January 2019 - 15:20:01
Saya mohon bantuan doa ny, krna sy mengalami pergo... more..

chintya agustin sulistiani 15 December 2018 - 12:51:18
Tolong bantu doa saya. Saya mau ikut Yesus, tapi k... more..

chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Banner Mitra Week  3


7225

advertise with us