Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
201


Universitas Lund di Swedia sedang menyelidiki salah satu profesor ilmu syarat yang terkenal karena menyuarakan bahwa wanita dan pria berbeda secara bilogis di hadapan mahasiswanya.

Dr. Germund Hesslow dituduh oleh seorang mahasiswanya telah membuat pernyataan anti-feminis dalam salah satu kelasnya. Profesor yang menerima gelar Ph. D dalam ilmu saraf tahun 1987 ini menolak untuk menarik perkataannya tersebut atau meminta maaf.

Dilansir dari CBN News, dalam kelas warisan dan lingkungan, Hesslow mengutip sebuah penelitian yang telah diverifikasi mengenai kesimpulan ilmiah bahwa ada perbedaan secara biologis antara wanita dan pria. Berdasarkan penelitian tersebut, jenis kelamin seharusnya tidak dapat dianggap sebagai sebuah konstruksi sosial.

Siswa yang melaporkan komentar Hesslow ini beralasan karena pengajaran Hesslow bertentangan dengan ‘standar nilai’ yang ada di Swedia. Swedia, sebagai salah satu negara Skandinavia menegakkan kebijakan yang mencakup egalitarianisme atau penyetaraan secara agama, politik, sosial, atau budaya, kebebasan individu, dan persamaan jenis kelamin.

Hesslow menjelaskan kalau beberapa mahasiswa, berdasarkan alasan ideologis, tidak menyukai fakta sains mengenai perbedaan antara pria dan wanita secara biologis. Dirinya juga mengaku kalau isi pembelajaran tersebut tidak harus menjadi bagian dari materi pelajarannya, tapi hal ini merupakan sebuah jawaban yang sering ditanyakan oleh kebanyakan orang.

"Kalau kamu menjawa sebuah pertanyaan dan sedang berada dalam sebuah tekanan, kita harus menjadi sangat singkat (dan jelas) – saya menggunakan kata-kata yang menurut saya tidak sama sekali merugikan orang banyak, ternyata tidak bagi mahasiswa tersebut,” ungkap Hesslow dalam sebuah wawancaranya.

Saat ini, Hesslow dipanggil untuk bertemu dengan ketua dewan universitas pendidikan kedokteran, setelah seorang mahasiswi mengeluh bahwa dirinya telah menyatakan komentar anti-feminis pribadinya.

Sekarang ini, dunia marak menyuarakan soal penyetaraan gender atau jenis kelamin. Paham feminisme sendiri telah banyak mendapat perhatian khusus bagi gereja. Kalau orang Kristen memahami konsep Alkitab tentang wanita, pasti tidak perlu ada gerakan feminisme dalam masyarakat Kristen, khususnya dalam Gereja.

Alkitab telah memaparkan kedudukan perempuan yang layak dan posisi yang proporsional dan profesional. Alkitab sendiri tidak pernah membedakan derajat pria dan wanita. Meski demikian, salah satu yang memberdakan pria dan wanita adalah faktor biologis, termasuk organ reproduksi.  

Sumber : cbn.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Sisca 23 October 2018 - 02:10:19

Utang usaha

0 Answer

Novi Aulia 22 October 2018 - 20:14:04

Tentang arti dan makna Seluruh kekayaan alam dan s.. more..

0 Answer

Cherish Anastasia 22 October 2018 - 10:22:06

Selamat pagi, perkenalkan nama saya Sia. Ada bebe.. more..

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7277

Konselor