Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
238


Belum lama ini, Josiana Abboud dan suaminya menggelar pernikahan di Bkirki, sebuah gereja Patriarkat Katolik Maronite, yang terletak 650 meter di atas teluk Jounieh, timur laut Beirut, Lebanon.

Uniknya pernikahan pasangan ini digelar secara massal bersama 41 pasangan lainnya. Mereka memutuskan ikut dalam pernikahan massal ini karena menyadari tak punya biaya yang cukup untuk membayar semua keperluan untuk sebuah pernikahan di Lebanon.

Sebelum mendaftarkan diri di kantor liga di Beirut, Josiana awalnya ragu karena kuatir kalau pernikahan massal itu pasti tidak akan seberkesan pernikahan pribadi. Namun, dia mengaku momen itu begitu berkesan dan membawa dampak yang positif bagi keduanya.

Pernikahan massal ini adalah even tahunan yang digelar oleh gereja Katolik Maronite. Tahun ini, pemberkatan nikah dipimpin oleh Patriark Beshara Rai dan setiap pasangan hanya mengijinkan undangan yang hadir 120 tamu per pasangan.

Pernikahan massal memang sudah biasa terjadi di Lebanon, termasuk di wilayah Sidon, Baalbeck dan Zahle.

Bagi para pasangan yang ingin menikah dalam pernikahan massal yang dikelola oleh Liga Maronite ini bisa mendaftarkan diri lebih dulu ke dewan liga. Setelah itu mereka dibantu mempersiapkan upacara pernikahan, menyediakan pakaian pengantin, dokumentasi, dekorasi, asuransi kesehatan selama setahun, layanan transportasi dan juga hadiah sebesar 2000 dolar AS.

Baca Juga : 2500 Pasangan Nikah Massal di Gereja Moon

Uniknya, Liga Maronite juga menyediakan bantuan kepada para pasangan menikah yang kesulitan keuangan karena kehilangan pekerjaan. Bantuan pernikahan ini sudah diberikan selama sembilan tahun terakhir.

Momen pernikahan ini sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 1998 dan dilegalkan di bawah ijin sekretaris partai Hezbollah, Hasan Nasrallah.

“Tujuannya adalah untuk memungkinkan pasangan muda yang secara finansial tidak mampu membayar pernikahan mereka sendiri, untuk membiayai pernikahan mereka,” kata Sobhi Blook, salah satu wartawan Lynx News.

Tapi secara tegas Blook menyampaikan bahwa meskipun ini adalah pernikahan massal dimana semua pasangan bisa bergabung, tapi ada satu syarat yang harus dipenuhi oleh calon pengantin yaitu memastikan bahwa status keduanya sama-sama single atau sudah berpisah dari pasangannya. Calon pengantin yang ketahuan sudah menikah sebelumnya, tidak akan diijinkan untuk ikut dalam pernikahan ini.

Bagi Josiana, pengalaman pernikahan mereka adalah kenangan yang begitu menarik. Mereka mengaku begitu bahagia dan bisa mendapat pengalaman pernikahan yang sangat menarik. Mereka pun mengaku terbantu karena sebagian besar keperluan pernikahan dibantu oleh penyelenggara. 

Sumber : Albawaba.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

P. Tampubolon 22 October 2018 - 03:30:16

Mi yak urapan

0 Answer

Meilie 19 October 2018 - 15:39:12

Hutang

0 Answer

Barrydonald 19 October 2018 - 09:07:23

Tritunggal

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7274

Konselor