Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
614


Pendeta Justo Emilio Rodiguez Moncada dan dua pria lainnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Mozonte, sekitar 171 km di sebelah utara dari ibukota Managua.

Ketiganya ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat dan luka tembakan di bagian kepala.

Menurut laporan World Watch Monitor, pendeta Moncada dan kedua rekannya itu diduga telah menjadi korban akibat protes anti-pemerintahan yang tengah berkecamuk di seluruh wilayah Nikaragua. Namun pihak kepolisian menyampaikan bahwa pembunuhan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh kelompok geng tertentu. Sehingga taka da sangkut pautnya dengan pemerintah yang tengah mendapat tekanan publik saat ini.

Sementara keluarga korban menyebutkan bahwa hal itu tidak benar. Mereka terus mendesak supaya pemerintah bertanggung jawab atas kasus ini.

Seperti diketahui, sejak April 2018 lalu protes terhadap Presiden Daniel Ortega terus meningkat. Masalah ini muncul lantaran masyarakat tidak setuju dengan kebijakan pemotongan biaya kesejahteraan dan tunjangan.

Sejak saat itu, protes terus meluas. Dalam aksi protes besar-besaran yang dilakukan beberapa waktu lalu, sebanyak 300 orang tewas dan setidaknya 2000 luka-luka akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian dan pasukan bersenjata.

Kondisi ekonomi Nikaragua yang semakin melemah juga menjadi alasan kuat bagi banyak pihak untuk mendesak presiden mundur dari jabatannya.

Sayangnya, Presiden Ortega belum meresponi protes tersebut. Dia malah memperingatkan Komisi PBB atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan pemerintahannya.

Sementara Konferensi Waligereja Nikaragua sudah berupaya menjadi penengah di tengah kericuhan tersebut. Gereja-gereja bahkan sudah menyediakan tempat penampungan dan bantuan medis bagi para korban kekerasan.

Baca Juga : Sadis! Nikaragua Lapor Pendeta Diculik Dan Ada Orang Yang Dibunuh di Depan Anak-anaknya

Laporan dari World Watch Monitor menyampaikan bahwa gedung gereja dan para pemimpin gereja mendapat ancaman serangan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi karena pemerintah menilai gereja dan pemimpin gereja telah ikut menjadi komplotan anti-pemerintahan. “Para pemimpin gereja dan bahkan para Uskup telah dijadikan sasaran seolah-olah mereka teroris,” tulis dalam laporannya.

Sampai saat ini, kondisi di berbagai wilayah di Nikaragua masih memanas. Mari terus berdoa supaya negara ini dipenuhi dengan damai dan setiap masalah diselesaikan dengan baik.

Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

fuamu 18 April 2019 - 14:26:35

bila pohon tumbang ke selatan atau ke utara

0 Answer

luh purnami 17 April 2019 - 18:30:26

Ketut sweda

0 Answer

luh purnami 17 April 2019 - 18:28:08

Ketut sweda

0 Answer


Kalvin Kristianto 24 March 2019 - 06:35:58
Shaloom, Minta doa-doanya saudara sekalian, terunt... more..

Leonardo Leo 15 March 2019 - 09:48:08
Mohon bantuan doanya agar setiap usaha untuk melun... more..

Dian Parluhutan 9 March 2019 - 11:10:41
shalom Semua, mohon doa untuk terobosan Tuhan su... more..

2 March 2019 - 16:26:58
Mohon doanya agar Tuhan memberikan hati yang lebih... more..

Banner Mitra Maret Week 4


7244

Mision Trip