Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
434


Pendeta Justo Emilio Rodiguez Moncada dan dua pria lainnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Mozonte, sekitar 171 km di sebelah utara dari ibukota Managua.

Ketiganya ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat dan luka tembakan di bagian kepala.

Menurut laporan World Watch Monitor, pendeta Moncada dan kedua rekannya itu diduga telah menjadi korban akibat protes anti-pemerintahan yang tengah berkecamuk di seluruh wilayah Nikaragua. Namun pihak kepolisian menyampaikan bahwa pembunuhan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh kelompok geng tertentu. Sehingga taka da sangkut pautnya dengan pemerintah yang tengah mendapat tekanan publik saat ini.

Sementara keluarga korban menyebutkan bahwa hal itu tidak benar. Mereka terus mendesak supaya pemerintah bertanggung jawab atas kasus ini.

Seperti diketahui, sejak April 2018 lalu protes terhadap Presiden Daniel Ortega terus meningkat. Masalah ini muncul lantaran masyarakat tidak setuju dengan kebijakan pemotongan biaya kesejahteraan dan tunjangan.

Sejak saat itu, protes terus meluas. Dalam aksi protes besar-besaran yang dilakukan beberapa waktu lalu, sebanyak 300 orang tewas dan setidaknya 2000 luka-luka akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian dan pasukan bersenjata.

Kondisi ekonomi Nikaragua yang semakin melemah juga menjadi alasan kuat bagi banyak pihak untuk mendesak presiden mundur dari jabatannya.

Sayangnya, Presiden Ortega belum meresponi protes tersebut. Dia malah memperingatkan Komisi PBB atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan pemerintahannya.

Sementara Konferensi Waligereja Nikaragua sudah berupaya menjadi penengah di tengah kericuhan tersebut. Gereja-gereja bahkan sudah menyediakan tempat penampungan dan bantuan medis bagi para korban kekerasan.

Baca Juga : Sadis! Nikaragua Lapor Pendeta Diculik Dan Ada Orang Yang Dibunuh di Depan Anak-anaknya

Laporan dari World Watch Monitor menyampaikan bahwa gedung gereja dan para pemimpin gereja mendapat ancaman serangan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi karena pemerintah menilai gereja dan pemimpin gereja telah ikut menjadi komplotan anti-pemerintahan. “Para pemimpin gereja dan bahkan para Uskup telah dijadikan sasaran seolah-olah mereka teroris,” tulis dalam laporannya.

Sampai saat ini, kondisi di berbagai wilayah di Nikaragua masih memanas. Mari terus berdoa supaya negara ini dipenuhi dengan damai dan setiap masalah diselesaikan dengan baik.

Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Andre Pantauw 18 November 2018 - 21:09:52

Bahtera nuh

0 Answer

Agatha seow 15 November 2018 - 19:46:14

Saya ingin mengenal Tuhan lebih dalam, karena slam.. more..

1 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:08:06

peran roh kudus

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7222

advertise with us