Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
297


Pendeta Justo Emilio Rodiguez Moncada dan dua pria lainnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Mozonte, sekitar 171 km di sebelah utara dari ibukota Managua.

Ketiganya ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat dan luka tembakan di bagian kepala.

Menurut laporan World Watch Monitor, pendeta Moncada dan kedua rekannya itu diduga telah menjadi korban akibat protes anti-pemerintahan yang tengah berkecamuk di seluruh wilayah Nikaragua. Namun pihak kepolisian menyampaikan bahwa pembunuhan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh kelompok geng tertentu. Sehingga taka da sangkut pautnya dengan pemerintah yang tengah mendapat tekanan publik saat ini.

Sementara keluarga korban menyebutkan bahwa hal itu tidak benar. Mereka terus mendesak supaya pemerintah bertanggung jawab atas kasus ini.

Seperti diketahui, sejak April 2018 lalu protes terhadap Presiden Daniel Ortega terus meningkat. Masalah ini muncul lantaran masyarakat tidak setuju dengan kebijakan pemotongan biaya kesejahteraan dan tunjangan.

Sejak saat itu, protes terus meluas. Dalam aksi protes besar-besaran yang dilakukan beberapa waktu lalu, sebanyak 300 orang tewas dan setidaknya 2000 luka-luka akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian dan pasukan bersenjata.

Kondisi ekonomi Nikaragua yang semakin melemah juga menjadi alasan kuat bagi banyak pihak untuk mendesak presiden mundur dari jabatannya.

Sayangnya, Presiden Ortega belum meresponi protes tersebut. Dia malah memperingatkan Komisi PBB atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan pemerintahannya.

Sementara Konferensi Waligereja Nikaragua sudah berupaya menjadi penengah di tengah kericuhan tersebut. Gereja-gereja bahkan sudah menyediakan tempat penampungan dan bantuan medis bagi para korban kekerasan.

Baca Juga : Sadis! Nikaragua Lapor Pendeta Diculik Dan Ada Orang Yang Dibunuh di Depan Anak-anaknya

Laporan dari World Watch Monitor menyampaikan bahwa gedung gereja dan para pemimpin gereja mendapat ancaman serangan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi karena pemerintah menilai gereja dan pemimpin gereja telah ikut menjadi komplotan anti-pemerintahan. “Para pemimpin gereja dan bahkan para Uskup telah dijadikan sasaran seolah-olah mereka teroris,” tulis dalam laporannya.

Sampai saat ini, kondisi di berbagai wilayah di Nikaragua masih memanas. Mari terus berdoa supaya negara ini dipenuhi dengan damai dan setiap masalah diselesaikan dengan baik.

Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rolansius Lantur 22 September 2018 - 21:44:57

bagaimana kita menemukan ketegangan dalam diri Pau.. more..

0 Answer

Rinanda Damanik 20 September 2018 - 23:46:41

Syalom saat ini saya sangar butuh dukungan doa, Tu.. more..

0 Answer

Farrel Riandsa 20 September 2018 - 19:10:16

dampak jika bertanggung jawab?

0 Answer


Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Goldha Mofu 30 August 2018 - 06:51:51
Kiranya Tuhan Yesus memberikan jawaban dan jalan k... more..

Ridoe Perdana 14 August 2018 - 11:19:06
Saya mohon dukungan doa dalam masa pacaran agar di... more..

Fenfen 13 August 2018 - 18:10:19
Syalom sahabat2 semua, saat ini saya sedang ada pe... more..

Banner Mitra Week 4


7196

advertise with us