Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
673


Setelah perempuan Aceh pernah mendapat larangan mengendarai motor beberapa tahun lalu, pemerintah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh kembali mengeluarkan aturan kontroversial lainnya yaitu melarang pria dan wanita belum menikah duduk semeja saat minum atau makan.

Tak hanya itu, pemerintah juga melarang perempuan pekerja restoran bekerja di atas pukul 21.00 WIB.

Seperti disampaikan, aturan ini diberlakukan sebagai ketentuan baru dari standardisasi warung kopi/café dan restoran sesuai syariat Islam yang disahkan oleh Bupati Bireuen, Saifannur pada Kamis, 30 Agustus 2018.

Baca Juga :

Media Asing Soroti Pria Kristen Aceh yang Dicambuk Karena Jual Alkohol, Jadi Viral Loh!

Miris, Aceh Hukum Cambuk Wanita Kristen Ini

Meski begitu, tak sedikit dari masyarakat yang mulai mempertanyakan faedah dari aturan ini. Banyak yang meragukan benarkah aturan itu akan membuat para wanita berperilaku lebih baik. Apakah mungkin aturan itu nantinya akan diberlakukan di seluruh Indonesia?

Terkait polemik ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan tegas mengatakan bahwa aturan itu hanya berlaku di Bireuen. Pasalnya, Aceh memang dikenal sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan aturan syariat islam. Karena itu sangat tidaklah normal jika aturan yang sama diterapkan di wilayah lain di Indonesia.

“Ini untuk daerah lain memang sangat jelas tidak normal, tidak wajar. Karena Aceh ada Undang-undang tersendiri, tentang otonomi khusus Aceh, di mana syariat Islam bagian dari keputusan,” Jelas Soni Sumarsono, Dirjen Otonomi Daerah, Jumat (7/9).

Dalam ajaran Islam, wanita dan pria yang belum resmi menikah sama sekali dilarang untuk melakukan sentuhan. Hal ini disebut dengan istilah non-muhrim. Sementara Aceh adalah satu-satunya provinsi yang identik dengan kota mayoritas Muslim. Karena itulah pemerintah daerah setempat tetap menerapkan aturan syariat Islam sebagai standar kehidupan beragama disamping Undang-Undang negara yang berlaku secara resmi.

Tak heran jika sistem inilah yang membuat Aceh berbeda dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia dan kerap menjadi sorotan secara nasional dan internasional terkait sanksi yang dijatuhkan terhadap warga yang melakukan pelanggaran, salah satunya adalah hukuman cambuk.

Sebagai warga negara yang bukan dari wilayah Aceh tentunya kita sedikit merasa keberatan dengan aturan-aturan tersebut. Namun begitu kita hanya perlu menghormati setiap aturan pemerintah setempat.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

iqbal rahmat 19 November 2018 - 21:26:59

The underlined word refers to

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:51:28

siapakah diri kita

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:48:05

kebaikan Tuhan

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us