Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
552


Berita mengenai dampak menakutkan dari Momo challenge sudah lama beredar, namun korban terus berjatuhan. Baru-baru ini dua anak usia 16 tahun dan 12 tahun di Kolombia tewas bunuh diri karena permainan ini.

Momo challenge sendiri sudah menyebar ke berbagai negara, mulai dari Amerika Selatan, Asia, Mexico, Perancis, Jerman, India dan Amerika Serikat. Sasarannya mayoritas adalah anak-anak yang masih lugu dan mereka tewas karena di akhir permainan ditantang untuk bunuh diri dengan sebuah ancaman.

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun dan seorang anak laki-laki usia 16 tahun bunuh diri hanya dalam waktu sekitar 48 jam. Polisi menyita handphone anak-anak tersebut, dan menyatakan menemukan pesan yang terkait dengan permainan Momo itu.

“Tampaknya, mereka memainkan permainan ini melalui WhatsApp dan mengajak anak-anak muda untu melukai dirinya sendiri,” demikian pernyataan dari pemerintah setempat, Janier Landono.

Baca juga : 

Mendapat Kesempatan Kedua, Gadis Yang Gagal Bunuh Diri Ini Syukuri Kehidupannya

Mencoba Bunuh Diri? Jangan Lakukan Itu, Masih Ada Harapan Bagimu

“Permainan itu memberikan berbagai tantangan dan bunuh diri adalah tantangan terakhirnya.”

Permainan ini awalnya dimulai di grup Facebook, dan berkembang ke berbagai sosial media. Polisi Argentina pada bulan lalu juga sedang menyelidiki kematian seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang bunuh diri. Kemungkinan berhubungan dengan permainan Momo challenge ini.

Di India seorang remaja pria berusia 18 tahun melakukan gantung diri di dekat rumahnya, dengan kata-kata ‘Illuminati’, ‘hanged man’ dan ‘devil’s one eye’ ditulis ditembok. Hal itu menimbulkan kecurigaan bahwa kematiannya terkait dengan Momo challenge juga.

“Anak laki-lakiku itu tulus, pekerja keras, dan polos. Dia suka main game online. Aku sangat percaya bahwa Momo Challenge telah merenggut dia dari kami,” demikian ungkap Chandra Maya Sarki, ibu korban seperti dirilis oleh The Khaleej Times.

Untuk itu, seorang ahli tekhnologi dari CBN News, Caleb Kinchlow memberikan saran kepada orangtua untuk menggunakan kata “tantangan” atau “challenge” sebagai pembuka percakapan dengan anak-anaknya tentang  bahaya sosial media dan berbagai permainan yang muncul saat ini.

“Jangan berasumsi anak-anakmu tahu apa yang harus dilakukan. Mari bicarakan tentang hal ini dan katakan ‘Hei, ada tantangan atau challenge seperti ini di luar sana. Inilah yang harus kamu lakukan dan tidak boleh lakukan,” demikian saran Caleb Kinchlow.

Apa yang terjadi dengan Momo Challenge di luar sana memperlihatkan bahwa iblis sedang gencar menghancurkan generasi muda dengan berbagai cara. Mulai dari narkoba, pornografi, sosial media hingga game, semua itu mengincar anak-anak yang sangat berharga di mata Tuhan. Mari lindungi mereka, berikan perhatian dan kepedulian lebih lagi bagi mereka. 

Sumber : CBN.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rolansius Lantur 22 September 2018 - 21:44:57

bagaimana kita menemukan ketegangan dalam diri Pau.. more..

0 Answer

Rinanda Damanik 20 September 2018 - 23:46:41

Syalom saat ini saya sangar butuh dukungan doa, Tu.. more..

0 Answer

Farrel Riandsa 20 September 2018 - 19:10:16

dampak jika bertanggung jawab?

0 Answer


Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Goldha Mofu 30 August 2018 - 06:51:51
Kiranya Tuhan Yesus memberikan jawaban dan jalan k... more..

Ridoe Perdana 14 August 2018 - 11:19:06
Saya mohon dukungan doa dalam masa pacaran agar di... more..

Fenfen 13 August 2018 - 18:10:19
Syalom sahabat2 semua, saat ini saya sedang ada pe... more..

Banner Mitra Week 4


7196

advertise with us