Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
686


Berita mengenai dampak menakutkan dari Momo challenge sudah lama beredar, namun korban terus berjatuhan. Baru-baru ini dua anak usia 16 tahun dan 12 tahun di Kolombia tewas bunuh diri karena permainan ini.

Momo challenge sendiri sudah menyebar ke berbagai negara, mulai dari Amerika Selatan, Asia, Mexico, Perancis, Jerman, India dan Amerika Serikat. Sasarannya mayoritas adalah anak-anak yang masih lugu dan mereka tewas karena di akhir permainan ditantang untuk bunuh diri dengan sebuah ancaman.

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun dan seorang anak laki-laki usia 16 tahun bunuh diri hanya dalam waktu sekitar 48 jam. Polisi menyita handphone anak-anak tersebut, dan menyatakan menemukan pesan yang terkait dengan permainan Momo itu.

“Tampaknya, mereka memainkan permainan ini melalui WhatsApp dan mengajak anak-anak muda untu melukai dirinya sendiri,” demikian pernyataan dari pemerintah setempat, Janier Landono.

Baca juga : 

Mendapat Kesempatan Kedua, Gadis Yang Gagal Bunuh Diri Ini Syukuri Kehidupannya

Mencoba Bunuh Diri? Jangan Lakukan Itu, Masih Ada Harapan Bagimu

“Permainan itu memberikan berbagai tantangan dan bunuh diri adalah tantangan terakhirnya.”

Permainan ini awalnya dimulai di grup Facebook, dan berkembang ke berbagai sosial media. Polisi Argentina pada bulan lalu juga sedang menyelidiki kematian seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang bunuh diri. Kemungkinan berhubungan dengan permainan Momo challenge ini.

Di India seorang remaja pria berusia 18 tahun melakukan gantung diri di dekat rumahnya, dengan kata-kata ‘Illuminati’, ‘hanged man’ dan ‘devil’s one eye’ ditulis ditembok. Hal itu menimbulkan kecurigaan bahwa kematiannya terkait dengan Momo challenge juga.

“Anak laki-lakiku itu tulus, pekerja keras, dan polos. Dia suka main game online. Aku sangat percaya bahwa Momo Challenge telah merenggut dia dari kami,” demikian ungkap Chandra Maya Sarki, ibu korban seperti dirilis oleh The Khaleej Times.

Untuk itu, seorang ahli tekhnologi dari CBN News, Caleb Kinchlow memberikan saran kepada orangtua untuk menggunakan kata “tantangan” atau “challenge” sebagai pembuka percakapan dengan anak-anaknya tentang  bahaya sosial media dan berbagai permainan yang muncul saat ini.

“Jangan berasumsi anak-anakmu tahu apa yang harus dilakukan. Mari bicarakan tentang hal ini dan katakan ‘Hei, ada tantangan atau challenge seperti ini di luar sana. Inilah yang harus kamu lakukan dan tidak boleh lakukan,” demikian saran Caleb Kinchlow.

Apa yang terjadi dengan Momo Challenge di luar sana memperlihatkan bahwa iblis sedang gencar menghancurkan generasi muda dengan berbagai cara. Mulai dari narkoba, pornografi, sosial media hingga game, semua itu mengincar anak-anak yang sangat berharga di mata Tuhan. Mari lindungi mereka, berikan perhatian dan kepedulian lebih lagi bagi mereka. 

Sumber : CBN.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

iqbal rahmat 19 November 2018 - 21:26:59

The underlined word refers to

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:51:28

siapakah diri kita

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:48:05

kebaikan Tuhan

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us