Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
790


Dalam kekristenan, kita tahu kalau anak-anak adalah karunia dari Tuhan. Pernikahan dirancang Tuhan bukan semata-mata supaya laki-laki ciptaan Tuhan yaitu Adam tak sendirian. Lebih dari itu, Tuhan mau supaya lewat pernikahan, manusia itu beranak cucu dan memenuhi bumi.

“Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” (Kejadian 1 : 28)

Tapi apakah dengan mandat ini, maka Tuhan tak mengijinkan pasangan suami istri melakukan pembatasan anak lewat alat kontrasepsi seperti yang dipakai di jaman modern ini?

Apakah hal ini disampaikan dalam Alkitab? Haruskah orang Kristen memakai alat kontrasepsi?

Untuk menjawab hal ini, mari mencoba untuk membahasnya lewat sudut pandang Alkitab. Jadi, sebenarnya metode konstrasepsi sama sekali tak tertulis dalam Alkitab. Alkitab memang banyak bicara soal anak, khususnya menekankan kalau anak adalah karunia dari Tuhan (Kejadian 4: 1; Kejadian 33: 5), warisan dari Tuhan (Mazmur 127: 3-5), berkat dari Tuhan (Lukas 1: 42) serta mahkota bagi para orangtuanya (Amsal 17: 6). Kadang kala Tuhan memberkati para wanita mandul juga dengan memberikan mereka keturunan juga (Mazmur 113: 9; Kejadian 21: 1-3; Kejadian 25: 21-22; Kejadian 30: 1-2; 1 Samuel 1: 6-8; Lukas 1: 7, 24-25). Tuhan membentuk anak-anak di dalam rahim ibunya (Mazmur 139: 13-16). Tuhan mengenal mereka satu per satu sebelum mereka dilahirkan (Yeremia 1: 5; Galatia 1: 15).

Bicara soal kontrasepsi atau dalam kata lain ‘alat pembatasan kelahiran anak’ adalah istilah yang hanyalah kebalikan dari konsepsi (pembuahan benih). Penggunaan kontrasepsi tidak bicara soal benar atau salah. Kalau kita menyaksikan di masa ini, banyak pasangan menikah memilih memasang kontrasepsi karena beragam alasan. Sebagian beralasan untuk menunda kehamilan sampai mereka benar-benar siap jadi orangtua. Sebagian lainnya mungkin karena memang sudah punya banyak anak dan harus segera membatasi penambahan anggota keluarga baru.

Kondisi ini memang jauh berbeda dengan yang terjadi di masa Alkitab. Saat itu tak ada seorang wanita pun yang menginginkan untuk tak punya anak. Karena pada masa itu, setiap wanita yang sudah menikah akan dipandang terhormat kalau memiliki keturunan. Meski begitu tak seorang pun yang tahu pasti apakah orang di masa itu juga melakukan tindakan pembatasan kelahiran atau tidak.

Baca Juga :

Sudah Pakai Semua Kontrasepsi, Wanita Ini Tetap Saja Hamil

Bingung Pilih Kontrasepsi? Ini Dia Caranya!

Meskipun secara kepercayaan kita menganut iman kalau Tuhan sendiri sanggup melakukan apa saja dalam hidup manusia, termasuk mampu membuat pasangan mandul, mampu mengaruniakan keturunan maupun menutup rahim seorang wanita. Tapi bukan berarti kita juga berhak untuk menilai orang lain apakah harus atau tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Tapi setiap pasangan punya kebebasan untuk menentukan berapa banyak jumlah anak yang bisa mereka pelihara dengan baik. Bisa jadi pembatasan ini juga dilakukan karena kondisi ekonomi, kemampuan secara fisik dan juga panggilan hidup yang lebih besar yang mereka harus lakukan.

Jadi, bahkan di tengah masyarakat dunia memasang alat kontrasepsi untuk menekan tingkat kelahiran sudah dianggap sebagai salah satu langkah untuk membantu pemerintah mewujudkan keluarga sejahtera. Khususnya di Indonesia sendiri, jumlah kelahiran terbilang cukup tinggi. Sementara tingkat ekonominya masih rata-rata menengah ke bawah. Jadi, untuk mewujudkan keluarga sejahtera pemerintah bahkan menggalakkan program Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup. Tentu saja hal ini bukan untuk melanggar mandat dari Tuhan supaya kita beranak cucu yang memenuhi bumi. Tapi pasangan menikah juga harus mempertimbangkan berbagai hal sebelum menentukan berapa jumlah anak yang harus mereka punya.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Djendri Titor 24 April 2019 - 22:22:35

Tuhan tak pernah janji langit selalu biru

0 Answer

Carmel Lita 19 April 2019 - 14:19:30

Mohon doanya untuk ayah kami Ignatius Budi agar bi.. more..

1 Answer

Maryanne 16 April 2019 - 20:03:13

Selamat malam.. saya anne. Rumahtangga sya mulai b.. more..

0 Answer


Kalvin Kristianto 24 March 2019 - 06:35:58
Shaloom, Minta doa-doanya saudara sekalian, terunt... more..

Leonardo Leo 15 March 2019 - 09:48:08
Mohon bantuan doanya agar setiap usaha untuk melun... more..

Dian Parluhutan 9 March 2019 - 11:10:41
shalom Semua, mohon doa untuk terobosan Tuhan su... more..

2 March 2019 - 16:26:58
Mohon doanya agar Tuhan memberikan hati yang lebih... more..

advertise with us


7242

advertise with us