Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

1717387258563145

Official Writer
843


Jika kita ingat soal Musa yang Tuhan pakai luar biasa, maka kita akan ingat bagaimana Dia berdebat dengan Tuhan dan merasa tidak percaya diri karena gagap ketika Tuhan memerintahkan dia untuk bertemu serta bicara dengan Raja Firaun untuk membawa bangsanya Israel keluar dari tanah Mesir.

Hal lain dituliskan di Kisah Para Rasul 7:22, dimana Stefanus berkata kepada Sanherdrin mengenai Musa "..Musa dididik dalam segala hikmat orang Mesir dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya." Itulah yang tertulis .

Lalu sebenarnya apa sih yang terjadi pada Musa?

Ketika Musa keluar hendak melihat saudara-saudaranya yang kerja paksa, seorang  Mesir memukul seorang Ibrani. Musa tak bisa menahan emosinya sehingga orang Mesir itu dia bunuh (Keluaran 2:11) dan ketika Firaun mengetahui perkara itu, Musa lalu kabur ke tanah Midian, tinggal di sana, terjebak dan merasa bahwa dia pantas di sana. Dia melupakan apa yang Tuhan perintahkan untuk dia lakukan yaitu membawa bangsanya keluar dari Mesir.

Menurut kamu, kenapa Musa menemukan gagasan negatif terhadap dirinya? Inilah yang saya pikirkan, bahwa Musa mendapatkan gagasan itu dengan membandingkan dirinya dengan orang lain yang dianggapnya sebagai pembicara yang baik.

Perbandingan itu membuat Musa tidak percaya diri sehingga dalam prosesnya, dia membela bangsanya dengan membunuh Mesir dan kabur ke Midian.

Sama halnya seperti saya dan kamu. Kadang perbandingan bisa membuka pintu kebohongan dan mencuri kepercayaan diri kita, menghalangi keberanian kita dan berdiri di jalan kepuasan kita bukan kepuasan yang Allah rindukan. Perbandingan akhirnya menjadi sebuah penghalang jalan sehingga kita sulit untuk memenuhi panggilan yang Tuhan berikan kepada kita .

Tuhan tidak suka kita melakukan hal itu. Jangan membandingkan kemampuan orang lain dengan kemampuanmu sendiri. Tuhan tidak terlalu tertarik menciptakan dua orang dengan kemampuan yang sama. Dia dengan caraNya yang unik menciptakan kamu dengan karunia dan bakat yang khusus untuk melakukan panggilan yang spesifik yang Dia sudah berikan pada kamu.

 

Daud menulis di Mazmur 139 : 13-14 :"Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib, ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya."

Dalam ayat ini, Daud nggak memuji Tuhan karena cara Dia menciptakan langit dan bumi dan bintang-bintang di waktu malam, bukan juga memuji dimana Tuhan menciptakan lautan dan segala isinya. Tetapi dalam ayat ini, Daud memuji karya agung Tuhan yaitu dirinya sendiri.

Kamu dan saya adalah karya Tuhan yang Agung. Kita adalah karyanya yang lebih baik daripada yang lain. Kita luar biasa!

Jika Tuhan menaruh sesuatu dalam hati kamu untuk dikerjakan, kamu tidak butuh orang lain untuk melakukannya. Kamu butuh Tuhan dan bergeraklah dengan percaya diri.

Salah satu alasan yang bikin kita bergumul dalam rasa tidak aman adalah karena kita membandingkan apa yang kita tidak miliki dengan apa yang dimiliki oleh orang lain.

Tuhan tahu ketidakcakapan kamu dan Dia juga tahu apa yang bikin kamu nggak nyaman. Dia melihatmu dan mengenalmu bahkan sebelum kamu lahir di dunia ini. Dia memilih kamu dan saya sebelum kita dilahirkan ke dunia ini untuk satu tujuan dan memenuhi rencanaNya (Kis 17:26)

Jadi mari lepaskan pikiran dan membandingkan diri dengan orang lain. Kamu istimewa, syukuri apa yang Tuhan berikan padamu! Kamu dan saya keren!

Jika kita ingat soal Musa yang Tuhan pakai luarbiasa, maka kita akan ingat bagaimana Dia berdebat dengan Tuhan dan merasa tidak percaya diri karena gagap ketika Tuhan memerintahkan dia untuk bertemu serta bicara dengan raja Firaun untuk membawa bangsanya israel keluar dari tanah Mesir.

Hal lain dituliskan di Kisah Para Rasul 7:22, dimana Stefanus berkata kepada Sanherdrin mengenai Musa "..Musa dididik dalam segala hikmat orang Mesir dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya." Itulah yang tertulis .

Lalu sebenarnya apa sih yang terjadi pada Musa?

Ketika Musa keluar hendak melihat saudara-saudaranya yang kerja paksa, seorang  Mesir memukul seorang Ibrani. Musa tak bisa menahan emosinya sehingga orang Mesir itu dia bunuh (Keluaran 2:11) dan ketika Firaun mengetahui perkara itu, Musa lalu kabur ke tanah Midian, tinggal disana, terjebak dan merasa bahwa dia pantas disana. Dia melupakan apa yang Tuhan perintahkan untuk dia lakukan yaitu membawa bangsanya keluar dari Mesir.

Menurut kamu, kenapa Musa menemukan gagasan negatif terhadap dirinya? Inilah yang saya pikirkan, bahwa Musa mendapatkan gagasan itu dengan membandingkan dirinya dengan orang lain yang dianggapnya sebagai pembicara yang baik.

Perbandingan itu membuat Musa tidak percaya diri sehingga dalam prosesnya, dia membela bangsanya dengan membunuh Mesir dan kabur ke Midian.

Sama halnya seperti saya dan kamu. Kadang perbandingan bisa membuka pintu kebohongan dan mencuri kepercayaan diri kita, menghalangi keberanian kita dan berdiri di jalan kepuasan kita bukan kepuasan yang Allah rindukan. Perbandingan akhirnya menjadi sebuah penghalang jalan sehingga kita sulit untuk memenuhi panggilan yang Tuhan berikan kepada kita .

Tuhan tidak suka kita melakukan hal itu. Jangan membandingkan kemampuan orang lain dengan kemampuanmu sendiri. Tuhan tidak terlalu tertarik menciptakan dua orang dengan kemampuan yang sama. Dia dengan caraNya yang unik menciptakan kamu dengan karunia dan bakat yang khusus untuk melakukan panggilan yang spesifik yang Dia sudah berikan pada kamu.

Daud menulis di Mazmur 139 : 13-14 :"Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib, ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya."

Dalam ayat ini, Daud nggak memuji Tuhan karena cara Dia menciptakan langit dan bumi dan bintang-bintang di waktu malam, bukan juga memuji dimana Tuhan menciptakan lautan dan segala isinya. Tetapi dalam ayat ini, Daud memuji karya agung Tuhan yaitu dirinya sendiri.

Kamu dan saya adalah karya Tuhan yang Agung. Kita adalah karyanya yang lebih baik daripada yang lain. Kita luarbiasa!

Jika Tuhan menaruh sesuatu dalam hati kamu untuk dikerjakan, kamu tidak butuh diri orang lain untuk melakukannya. Kamu butuh Tuhan dan bergeraklah dengan percaya diri.

Salah satu alasan yang bikin kita bergumul dalam rasa tidak aman adalah karena kita membandingkan apa yang kita tidak miliki dengan apa yang dimiliki oleh orang lain.

Tuhan tahu ketidakcakapan kamu dan Dia juga tahu apa yang bikin kamu nggak nyaman. Dia melihatmu dan mengenalmu bahkan sebelum kamu lahir di dunia ini. Dia memilih kamu dan saya sebelum kita dilahirkan ke dunia ini untuk satu tujuan dan memenuhi rencanaNya (Kis 17:26).

Jadi mari lepaskan pikiran dan membandingkan diri dengan orang lain. Kamu istimewa, syukuri apa yang Tuhan berikan padamu! Kamu dan saya keren!

 

Sumber : crosswalk/jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

rina ashari 15 February 2019 - 04:48:52

makanan yang baik untuk ibu hamil usis di atas 40 .. more..

0 Answer

Ria Lukita 14 February 2019 - 20:53:48

Pelecehan

0 Answer

Margareth 12 February 2019 - 20:29:50

Sudah bertahun tahun saya tidak pernah berdoa, say.. more..

0 Answer


Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Rio Hascaryo 7 February 2019 - 08:48:26
Thanks buat kemarin, saya dapat melalui hari denga... more..

Banner Mitra Week 3


7233

advertise with us