Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
801


Kalau dipikir-pikir, jaman terus berubah begitu pula dengan pertumbuhan generasi kita.

Jangan kira, gaya hidup dan pola pikir orangtua kita di jaman dulu masih sama dengan gaya hidup anak-anak generasi millennial seperti kita. Dari berbagai hal, generasi sekarang jauh lebih maju. Misalnya saja dari segi kepintaran, anak-anak sekarang jauh lebih Cerdas dan lincah. Dari segi kreatifitas juga kalah jauh dari generasi 80-an ke bawah.


Dalam berbagai hal, generasi millennial hidup lebih mudah. Kehadiran smartphone pun membuat kita mudah mengekspresikan diri di depan publik. Soal cari popularitas? Semua orang punya kesempatan yang sama.

Fenomena-fenomena yang muncul sekarang seperti bangun tidur langsung cek Instagram, main Tiktok kapan saja jadi kebiasaan yang melekat pada hampir semua kaum millennial.

Kebiasaan-kebiasaan semacam inilah yang mencoba disinggung oleh presenter sekaligus illustration Deddy Corbuzier di video Youtube-nya.

Bukan mengkritik, tapi Deddy lebih menjabarkan perbedaan kontras antara generasi dulu dengan sekarang.


Nah, buat kamu yang penasaran soal apa yang disampaikannya buat kita generasi millennial ini, yuk baca surat di bawah ini:

"Ini adalah sebuah pesan untuk kaum millenial,

Kaum Milenial, mereka adalah kalian yang lahir di antara tahun 1980-1990,

Lahir di antara aplikasi Facebook dan Instagram,

Kalian berbeda dengan kami,

Kami generasi X lahir di antara buku-buku perpustakaan,

Di sanalah mengapa setiap kami ada masalah Kami harus bertanya pada orangtua kami atau guru kami,

 

Atau kadang malah begadang di perpustakaan mencari jawaban dari pertanyaan kami dan kadnag itu juga tanpa hasil,

Saat ini kalian tidak perlu bertanya lagi kepada orangtua kalian,

Kalau kalian ada masalah, ada pertanyaan, kalian bisa bertanya pada Mbah kalian,

 

Mbah Google,

"Okay Google, Who's Miyabi? (oke Google, siapakah Miyabi?)

Kami dulu bangun tidur, mandi dan tidak lupa gosok gigi,

Kami dengar kalian kini bangun tidur mencari handphone dan tidak lupa buka IG,

Orangtua kita pun berbeda, orangtua kami keras, kami salah kami dipukul,

 

Guru kami juga keras, kalau kuku kami panjang, jari kami dicium oleh penggaris besi,

Kami takut pada guru kami,

 

Zaman ini kalian tidak perlu lagi takut, kalau ada guru mencubit kalian langsung lapor polisi,

Oh dan masuk penjara,

Orangtua memukul anaknya masuk dalam UU penganiayaan,

 

So don't be afraid anymore, (Jadi jangan takut lagi)

Don't be afraid of them, (Jangan takut pada mereka)

 

Tapi mungkinkan ini yang membuat kami jadi lebih disiplin dan lebih kuat dalam menghadapi kenyataan dalam hidup,

Kami juga diajarkan bahwa kami harus menjadi diri sendiri,

Bukan menjadi orang lain,

Di media sosial punya dua akun instagram

Dan satunya tanpa profile,

 

Buat apa yang satu itu,

Yup we don't get it, same as we don't get what is OOTD, (Ya, kami tidak paham. Sama seperti kita tidak mengeri apa itu OOTD -outfit of the day-)

Atau apa sih gunanya memposting makanan kalian di Instagram,

 

Kami dulu punya teman, kalian kini punya followers.

Kami dulu ngAlay di kamar mandi, kalian kini ngAlay di depan Tiktok

Ha ha ha

Yeah that's you most millennials, (Ya, seperti itulah sebagian besar generasi milenial)

 

But we know one thing, (Tapi kami mengetahui satu hal)

Saat ini dengan semua yang kalian miliki, kalian akan menjadi lebih pintar dibandingkan kami,

Yes U now can learn everything, (Ya, kalian bisa mempelajari apapun)

from Youtube University, (Dari Universitas Youtube)

 

No, no I'm not being sarcasm, (Tidak, aku tidak sarkas)

Karena hal ini bukanlah hal negatif,

 

Despite on all that I said, you are the new generation, (Terlepas dari apa yang aku katakan, kalian adalah generasi baru)

Smarter, brighter, and more knowledgeable, also more tolerance, (lebih pintar, lebih cerah, lebih berpengetahuan, dan lebih toleransi)

 

And that is a good point, (itu adalah hal yang bagus)

We believe in you and we even put a trust on you, (kami mempercayai kalian dan bahkan kami memberikan sebuah kepercayaan pada kalian)

 

And not just a trust but we also put our hope on you, (Dan tidak hanya sebuah kepercayaan tapi kami juga menaruh harapan pada kalian)

A hope to bring this world for better future, (Sebuah harapan memberikan masa depan yang lebih baik untuk dunia ini)

 

So lets start from a better version of our self, (Jadi mari memulai dari hal terbaik dalam diri kita)

And yes you can, Millennials." (Dan kalian pasti bisa, Milenial)

Seperti disampaikan Deddy, generasi millennial adalah generasi baru yang membawa perubahan besar di jaman ini. Perubahan dalam hal ini bukan sesuatu yang mengarah ke hal yang negatif tapi seharusnya perubahan itu membawa kemajuan baik untuk pribadi, lingkungan dan juga orang lain.

Karena itu, selagi kita menikmati semua kemudahan yang ada di jaman ini; ikut tren-tren baru dan bebas berekspresi, ada baiknya untuk tetap bisa mengontrol dan menguasai diri. Jangan sampai kebablasan!

Sumber : Tribunnews.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

iqbal rahmat 19 November 2018 - 21:26:59

The underlined word refers to

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:51:28

siapakah diri kita

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:48:05

kebaikan Tuhan

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us