Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
776


Dua minggu lalu Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengundang kontroversi atas ucapannya bahwa ‘Tuhan itu bodoh’. Hal inipun mengundang komentar dari pihak Gereja Katolik yang menilai Duterte tidak punya sikap hormat terhadap Tuhan.

Setelah kejadian itu, Duterte kembali berbicara soal masalah lain yang berkaitan dengan peran gereja. Masalah yang dimaksudkan adalah soal program keluarga berencana yang tidak mendapat persetujuan dari Gereja Katolik.

Seperti diketahui, pemerintah pendahulunya Benigno Aquino III, yang sempat merancangkan program keluarga berencana dalam bentuk Undang-undang, ditolak mentah-mentah oleh Gereja Katolik. Undang-undang itu lalu dibawa ke Mahkamah Agung untuk menjalani proses panjang yang pada akhirnya disahkan juga secara konstitusional.

Baca Juga : Niat Perbaiki Hubungan, Presiden Duterte Bakal Gelar Dialog Bersama Gereja Katolik

Di masa kepemimpinannya, Duterte kembali menyinggung tentang hal tersebut. Dia membandingkan dengan keberhasilan program keluarga berencana yang dilakukannya saat menjabat sebagai Walikota Davao City di Mindanao. Meskipun saat itu program ini tak mendapat dukungan, tapi dia tetap menerapkannya dan mendapati hasil yang memuaskan.

“Kita telah mencapai angka 100 juta, ke mana semua orang ini akan pergi? Aku tidak ingin berkelahi. Ini ada hubungannya dengan keberatan agama, tidak semua. Aku tidak menyebut agama karena lagi-lagi aku tidak ingin berkelahi dengan mereka,” katanya.

Para pemimpin agama, termasuk beberapa Uskup Katolik, sebelumnya menyampaikan keberatan mereka terhadap ucapan Duterte. Namun melalui juru bicaranya, Harry Roque, Duterte berniat membentuk sebuah komite yang bertugas untuk menggelar dialog bersama para pemimpin Gereja Katolik.

Sebagai salah satu negara Katolik terbesar di Asia Tenggara, sistem pemerintahannya lebih kurang sangat dipengaruhi oleh pendapat dari pemimpin Gereja Katolik. Namun, sejak Duterte menjabat ada banyak benturan yang terjadi antara dirinya dan Gereja Katolik. Meskipun dia mengaku percaya Tuhan dan seorang penganut agama Kristen, namun ucapan Duterte hampir selalu mengandung sentimen keras terhadap Gereja Katolik, begitu pula sebaliknya. Hal inilah membuat pemerintah dan gereja di Filipina belum bisa menjadi mitra kerja yang baik satu sama lain.

Sumber : Cbn.com/Philstar.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rinanda Damanik 20 September 2018 - 23:46:41

Syalom saat ini saya sangar butuh dukungan doa, Tu.. more..

0 Answer

Farrel Riandsa 20 September 2018 - 19:10:16

dampak jika bertanggung jawab?

0 Answer

Farrel Riandsa 20 September 2018 - 16:10:19

mufiz itu siapai

0 Answer


Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Goldha Mofu 30 August 2018 - 06:51:51
Kiranya Tuhan Yesus memberikan jawaban dan jalan k... more..

Ridoe Perdana 14 August 2018 - 11:19:06
Saya mohon dukungan doa dalam masa pacaran agar di... more..

Fenfen 13 August 2018 - 18:10:19
Syalom sahabat2 semua, saat ini saya sedang ada pe... more..

Banner Mitra Week  3


7195

advertise with us