Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
857


Dalam Tulisannya yang berjudul The Little Prince, Antoine de Saint-Exupery menceritakan sebuah kisah tentang seorang pilot kesepian yang jatuh di tengah-tengah gurun Sahara. Pilot tersebut tidak punya setetes air pun, ia hanya ditemani oleh seorang anak lelaki yang penuh rasa penasaran yang berasal dari planet lain.

Sementara sang pilot berusaha dengan sangat keras untuk membetulkan pesawatnya, anak lelaki, yang disebut sebagai The Little Prince justru menghujaninya dengan banyak pertanyaan dan obrolan kosong yang tak masuk akal.

Awalnya pilot ini memang tidak menggubrisnya, kalaupun menjawab, ia hanya akan menjawab sekenanya. Sampai akhirnya pilot ini merasa jengkel dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh anak lelaki tersebut sampai amarahnya pecah dan berkata, "Saya sedang sibuk mengurusi hal-hal yang penting!"

Anak lelaki ini tertegun, memilih diam untuk beberapa detik dan menjawab, "Hal penting!? Kamu bicara seperti orang dewasa saja!"

Orang dewasa sangat terobsesi pada hal-hal penting, seperti menghitung angka, menulis buku, dan berada dalam sebuah kontrol atas sesuatu. Sementara the little prince, anak lelaki tadi, hanya peduli hal-hal yang bersifat sederhana seperti domba, matahari terbenam dan bunga mawar.

Bahkan saat kedua orang ini kelelahan setelah berjalan jauh ditengah-tengah gurun selama berjam-jam, anak lelaki ini berkata, " Apa yang membuat gurun ini indah adalah karena didalamnya ada sumur yang tersembunyi untuk kita."

The Little Prince tidak khawatir akan apa yang terjadi atasnya karena ia menyadari bahwa pada suatu keadaan yang paling buruk, akan selalu ada hal yang menjadikannya indah.

Dalam pengajarannya, Yesus memilih untuk menyulitkan pendengarNya lewat setiap jawaban yang membingungkan pada setiap pertanyaan dan tuntutan yang dianggap penting oleh mereka.

Ketika ada seseorang yang datang dari kerumunan dan berkata, "Guru, katakan kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."

Yesus menjawab, "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?" (Lukas 12:21)

Kita sering sekali terobsesi pada masa-masa sukar yang terjadi dalam kehidupan. Kita terlalu fokus pada permasalahan tersebut sampai lupa kalau ada hal-hal indah yang akan terjadi dalam kesukaran tersebut.

Ketika kita dibawa ke sebuah gurun oleh Tuhan, jadilah seperti the little prince yang memilih untuk menikmati perjalanannya, tidak hanya sekedar fokus pada permasalahan yang terjadi. Daripada mengikuti jejak sang pilot yang terus menerus memikirkan tentang bagaimana dirinya bisa kembali terbang, cobalah untuk mencari keindahan dalam setiap kesukaran yang kita miliki.

Menjadi gusar terhadap hal-hal kecil dan merasa kalau Tuhan telah meninggalkan kita hanya akan membuat kita terpuruk dalam keadaan tersebut. Mengingat kalau setiap permasalahan punya bagian terindahnya sendiri akan menjadikan kita sebagai pribadi yang jauh lebih dewasa.

 

Sumber : our daily journey

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Andre Pantauw 18 November 2018 - 21:09:52

Bahtera nuh

0 Answer

Agatha seow 15 November 2018 - 19:46:14

Saya ingin mengenal Tuhan lebih dalam, karena slam.. more..

1 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:08:06

peran roh kudus

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7222

advertise with us