Lori Mora

Official Writer
1387


Siapa sangka kalau mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono, tersangka penerima suap yang dijatuhi hukuman 5 tahun penjara itu adalah seorang religius Katolik yang aktif di gereja.

Pria yang disapa Tonny ini bahkan pernah jadi putra altar (misidinar) di gerejanya. Karena latar belakang keyakinan inilah mendorong Tonny untuk tidak menolak putusan hukuman yang dijatuhkan padanya.

Dia juga mengaku saat dirinya melakukan salah, biasanya dia akan jujur mengakuinya di hadapan pastor. Hal itu sudah biasa dilakukan di gerejanya. Karena itulah, kasus penerimaan suap yang dilakukannya di Kementerian Perhubungan tak sedikitpun disangkalinya. Dengan jujur dia mengakui kesalahan itu dan menerima vonis yang diputuskan pengadilan.

“Begini, saya kan orang beriman. Kalau salah ya harus akui salah. Saya ini orang Katolik. Biasanya di gereja ada ruangan untuk mengakui dosa kepada Pastor. Kalau saya akui salah, pasti Pastor suruh say abaca Doa Bapa Kami berapa kali, Salam Maria berapa kali. Saya juga mantan misdinar. Saya akan melakukan apa yang pernah saya alami selama jadi misdinar, mengaku dosa pada Pastor,” ucap Tonny usai menjalani sidang putusan di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Baca Juga :

Pendeta Ini Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Politisi PDIP

Jangan Pernah Suap Tuhan dengan Persembahan!

Dengan sikap yang sangat kooperatif, mantan Dirjen Perhubungan Laut ini terbuka untuk membantu KPK membongkar kasus yang menjeratnya. Selain itu, dia juga berpesan kepada semua rekan-rekannya di perhubungan supaya tak mengikuti jejak seperti dirinya. “Mudah-mudahan teman-teman saya di perhubungan jangan melakukan hal yang sama seperti saya, cukup sakit. Saya orang tua. Saya sudah punya cucu. Untuk hidup sama cucu saja tidak ada kesempatan,” terangnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim yang beranggotakan Saifuddin Zuhri, Mahfuddin, Duta Baskara, Ugo dan Titi Sansiwi mendapati bahwa Antonius Tonny Budiono terbukti menerima suap senilai Rp 2.3 milliar dan gratifikasi Rp 22.35 miliar sebagai jalan untuk memuluskan perizinan pihak tertentu.

Sangat disayangkan bahwa Tonny yang mengaku orang beriman dan aktif di gereja ini terjerat kasus yang merugikan negara. Tentu saja ini jadi pelajaran penting bagi semua orang Kristen yang menjabat di pemerintahan, supaya mempergunakan posisi yang Tuhan percayakan sebagai kesempatan untuk memuliakan Tuhan dan memperkenalkan diri sebagai anak-anak garam dan terang bagi dunia.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra Mei 2


7257

Banner Mitra April Week 3