Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1156


Siapa sangka kalau mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono, tersangka penerima suap yang dijatuhi hukuman 5 tahun penjara itu adalah seorang religius Katolik yang aktif di gereja.

Pria yang disapa Tonny ini bahkan pernah jadi putra altar (misidinar) di gerejanya. Karena latar belakang keyakinan inilah mendorong Tonny untuk tidak menolak putusan hukuman yang dijatuhkan padanya.

Dia juga mengaku saat dirinya melakukan salah, biasanya dia akan jujur mengakuinya di hadapan pastor. Hal itu sudah biasa dilakukan di gerejanya. Karena itulah, kasus penerimaan suap yang dilakukannya di Kementerian Perhubungan tak sedikitpun disangkalinya. Dengan jujur dia mengakui kesalahan itu dan menerima vonis yang diputuskan pengadilan.

“Begini, saya kan orang beriman. Kalau salah ya harus akui salah. Saya ini orang Katolik. Biasanya di gereja ada ruangan untuk mengakui dosa kepada Pastor. Kalau saya akui salah, pasti Pastor suruh say abaca Doa Bapa Kami berapa kali, Salam Maria berapa kali. Saya juga mantan misdinar. Saya akan melakukan apa yang pernah saya alami selama jadi misdinar, mengaku dosa pada Pastor,” ucap Tonny usai menjalani sidang putusan di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Baca Juga :

Pendeta Ini Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Politisi PDIP

Jangan Pernah Suap Tuhan dengan Persembahan!

Dengan sikap yang sangat kooperatif, mantan Dirjen Perhubungan Laut ini terbuka untuk membantu KPK membongkar kasus yang menjeratnya. Selain itu, dia juga berpesan kepada semua rekan-rekannya di perhubungan supaya tak mengikuti jejak seperti dirinya. “Mudah-mudahan teman-teman saya di perhubungan jangan melakukan hal yang sama seperti saya, cukup sakit. Saya orang tua. Saya sudah punya cucu. Untuk hidup sama cucu saja tidak ada kesempatan,” terangnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim yang beranggotakan Saifuddin Zuhri, Mahfuddin, Duta Baskara, Ugo dan Titi Sansiwi mendapati bahwa Antonius Tonny Budiono terbukti menerima suap senilai Rp 2.3 milliar dan gratifikasi Rp 22.35 miliar sebagai jalan untuk memuluskan perizinan pihak tertentu.

Sangat disayangkan bahwa Tonny yang mengaku orang beriman dan aktif di gereja ini terjerat kasus yang merugikan negara. Tentu saja ini jadi pelajaran penting bagi semua orang Kristen yang menjabat di pemerintahan, supaya mempergunakan posisi yang Tuhan percayakan sebagai kesempatan untuk memuliakan Tuhan dan memperkenalkan diri sebagai anak-anak garam dan terang bagi dunia.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ety loe 13 November 2019 - 09:33:33

Bagaimana cara saya keluar dari utang yang banyak?.. more..

0 Answer

yeni farida 12 November 2019 - 18:02:54

Apa bisa bantu saya

1 Answer

Farhan nuzul 11 November 2019 - 21:37:46

Pada percobaan tersebut digunakan 2 tanaman yang t.. more..

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7273

Banner Mitra November Week 2