Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1020


Seorang saksi mata sekaligus tukang parkir di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, Surabaya, Mulyanto sempat menyaksikan saat seorang perempuan dewasa bercadar dengan dua anak berjalan cepat ke arah GKI. Namun seorang satpam gereja sempat menghalangi. Saat hendak menyusul satpam, Mulyanto justru menyaksikan bom seperti petasan meledak.

“Kira-kira pukul 08.15 WIB. Jemaat sudah pada datang, tapi sembahyang belum dimulai,” ucapnya.

Satpam gereja pun jadi korban ledakan yang menderita luka parah di sekujur tubuhnya. Sementara perempuan pelaku bom beserta dua anaknya tewas seketika di lokasi kejadian.

Aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh kaum perempuan ini memang terdengar tak biasa. Pasalnya dalam setiap aksi teror bom bunuh diri yang terjadi sebelumnya, hampir semua serangan dilakukan oleh laki-laki. Pelaku perempuan bom GKI Diponegoro itu bahkan tak beraksi sendirian melainkan melibatkan dua anak-anak.

Baca Juga :

Teror Bom di Surabaya, Warganet Serukan Untuk Tidak Sebarkan Video & Foto Teror

Tiga Gereja di Surabaya Diguncang Ledakan Bom

Terkait hal ini, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menduga aksi ledakan bom bunuh diri pelaku perempuan di gereja Surabaya itu adalah kelompok lone wolf atau sel terputus teroris.

“Mereka terpapar radikalisme dan terorisme dari media sosial. Mereka bergerak sendiri, meski berbaiat dengan kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Sebab itu mereka bisa membuat bom dan taktis dalam bergerak,” kata Qoumas dalam berita yang dikutip Liputan6.com, Minggu (13/5).

Ledakan bunuh diri tak hanya terjadi di GKI Diponegoro, namun dua gereja lainnya yang terletak tak jauh dari sana juga jadi sasaran serangan. Seperti halnya Gereja Santa Maria Tak Bercela di kawasan gagel Surabaya, yang diserang dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor dan menyebabkan empat orang tewas. Kemudian disusul Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno dengan korban tewas dua orang.

Sejumlah pihak melayangkan sikap dan mengutuki tindakan brutal terorisme tersebut. Sementara lembaga-lembaga keagamaan mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kelompok yang mendalangi aksi ini.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wendry Alguerro 21 February 2019 - 00:27:41

Bagaimana melunasi hutang

0 Answer

Mei Santi 19 February 2019 - 12:28:15

Bebas dari hutang

0 Answer

Melva Rut Wewengkang 19 February 2019 - 11:44:09

Kesaksian

0 Answer


Richard 18 February 2019 - 20:46:28
Tolong Doakan agar hutang saya dapat berkurang.

Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Banner Mitra Week 3


7236

advertise with us