Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
325


Orang tua merupakan pribadi yang dekat dengan kita. Sejak terlahir dari dunia ini, ada banyak pengorbanan yang diberikan orang tua untuk membesarkan kita. Sebagai peniru ulung, anak biasanya akan mengadopsi kebiasaan orang tuanya, termasuk kebiasaan dalam hal finansial.

Kalau kata orang, pengalaman merupakan guru yang baik, maka sebagai orang yang jauh lebih berpengalaman, orang tua bisa menjadi seorang guru yang baik bagi kita. Sebagai anak yang baru merintis karir, ada baiknya kita mulai membicarakan tetek bengek masalah finansial dengan mereka.

Pembicaraan mengenai keuangan bisa apa saja. Bisa jadi kita membahas bagaimana baiknya menggunakan keuangan dengan bijak. Atau ketika kita berniat untuk membantu adik-adik untuk menyelesaikan studinya. Ada banyak hal yang bisa dibicarakan perihal keuangan ini.

Untuk memulai pembahasannya, simak yuk cara dibawah ini.

1. Bicarakan pada waktu yang tepat


Tidak ada waktu yang paling tepat selain sekarang juga. Menunda pembicaraan mengenai keuangan dengan orang tua bisa mengubah kondisi emosional menuju tahap yang kurang tepat. Terutama jika kita baru membicarakannya pada waktu yang mendesak, komentar mereka adalah, "Kenapa tidak dibicarakan dari dulu, sih?"

Sebelum dihadapkan pada masalah keuangan, biasakan untuk membahas mengenai rencana keuangannya. Secara tidak langsung, orang tua juga merasa dihargai karena dilibatkan dalam langkah besar dalam kehidupan kita. Sebagai orang yang sudah dewasa, membicarakan perihal pensiun juga bisa menjadi pokok pembicaraan. Hal ini sama pentingnya dengan rencana keuangan lain.

2. Mulai dengan cara yang tepat


Pembicaraan keuangan tidak melulu tentang kita. Bisa juga mengenai rencana keuangan yang akan diambil oleh orang tua. Bisa jadi mengenai rencana dana pensiun, bagaimana mereka akan mengabiskan masa pensiun. Pertanyaan lain yang bisa ditanyakan adalah  bagaimana kita membantu keuangan orang tua atau sebaliknya.

3. Saling menghargai dan siapkan telinga untuk mendengar


Tidak jarang orang tua merasa terbebani ketika ditanyai mengenai informasi terkait kondisi finansialnya. Hindari kalimat-kalimat yang cenderung mengatur dan menggantinya dengan saran-saran yang membangun. Jika pembicaraan menyangkut kegagalan mereka di masa lalu, bijaklah dalam bertutur kata dan buka telinga mengenai cerita yang mereka sampaikan.

Ada banyak hal yang bisa kita bicarakan dengan orang tua. Bagaimana pun, orang tua merupakan pribadi yang paling dekat dengan mereka. Tanpa bermaksud untuk menghakimi, mereka pasti menginginkan apa yang terbaik bagi kita.

Baca juga: Sesekali, Kita Perlu Puasa Sosial Media, Jadikan 5 Keuntungan Ini Sebagai Pertimbangannya

Selama kita belum memiliki pasangan, otoritas tertinggi ada di orang tua. Sebagai keluarga, sudah sepantasnya kita saling bekerja sama dan menolong satu dengan yang lainnya. Kendati demikian, anggaplah kalau apa yang disampaikan oleh orang tua sebagai saran dan masukan, tidak lebih. Sehingga jika nanti kita mengalami kegagalan, orang tua bukanlah orang yang kita salahkan. Bagaimana pun, keputusan mengenai keuangan merupakan tanggung jawab kita sendiri. 

Sumber : cermati/finansialku

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Farida Aruan 18 September 2018 - 15:39:07

penjangkauan

0 Answer

nestorius tampubolon 17 September 2018 - 20:12:47

Nama nama menantu nabi nuh?

0 Answer

ilham krisna 17 September 2018 - 11:16:47

apa perintah yg digunakan untuk mengkonfigurasi ip.. more..

0 Answer


Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Goldha Mofu 30 August 2018 - 06:51:51
Kiranya Tuhan Yesus memberikan jawaban dan jalan k... more..

Ridoe Perdana 14 August 2018 - 11:19:06
Saya mohon dukungan doa dalam masa pacaran agar di... more..

Fenfen 13 August 2018 - 18:10:19
Syalom sahabat2 semua, saat ini saya sedang ada pe... more..

Banner Mitra Week  3


7196

advertise with us