Naomii Simbolon

Official Writer
3484


Ayat Bacaan renungan : Kisah Para Rasul 19:21-40

 

Ketika saya membaca firman ini, saya belajar banyak sekali mengenai kisah Paulus di zamannya dan kisah manusia di zaman sekarang.

Firman ini menceritakan secara detail bagaimana Demetrius melakukan huru-hara di Efesus, ketika Paulus ada disana dan mengabarkan injil.

Demetrius adalah seorang tukang perak, dimana dia membuat kuil-kuilan dewi Artemius yang merupakan dewi yang di sembah dang diagungkan oleh bangsa Efesus.

Jadi sangat jelas bahwa bangsa Efesus pada masa itu, adalah penyembah berhala.

Lalu datanglah Paulus singga ke Efesus sebelum menuju ke Makedonia untuk mengabarkan injiil kebenaran.

Sementara Paulus mengabarkan injil, Dementrius merasa terganggu dengan kedatangannya dan merasa usahanya terancam karena injil kebenaran yang disampaikan oleh Paulus.  Sehingga dia membuat sebuah huru-hara dan berkata kepada karyawannya di Kis 19: 26 "Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk banyak orang dengan mengatakan bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah dewa."

Di ayat 27 lalu dikatakan :" Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan yang kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis  dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya..."

 

Jika kita baca lebih lanjut, akan dijelaskan bagaimana akhirnya karyawan Demetrius berteriak-teriak dan semua orang ikutan berbondong-bondong ke gedung kesenian.

Ada satu firman yang menarik di ayat 32: "Sementara itu, orang yang berkumpul di dalam gedung itu berteriak-teriak; yang seorang mengatakn ini dan yang lain mengatakan itu, sebab kumpulan itu kacau balau dan kebanyakan dari mereka tidak tahu untuk apa mereka berkumpul."

Jika kita melihat dalam kehidupan kita saat ini, kejadian di Efesus adalah kejadian yang sangat nge-trend.

Sering sekali kita juga terjun sebagai orang-orang Efesus yang termakan omongan Demetrius tanpa mencari kebenaran, sering sekali kita menjadi orang yang ikut-ikutan tanpa tahu sebab, dan parahnya kita menjadi seorang propokator demi keuntungan diri sendiri.

Kisah di Efesus ini mengajarkan kita untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi segala sesuatu, dan lebih berhikmat untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak.

Kekacauan sering sekali terjadi karena kita termakan intimidasi dari si Iblis, membuat kita menjadi bingung sendiri bahkan memihak kepada intimidasinya sehingga kita menjadi seseorang yang tidak berprinsip dan jauh dari kehendak Allah.

Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu siap untuk mencari kebenaran sebelum berperang? Atau Siapkah kamu menahan dirimu dari segala intimidasi si Iblis?

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra April Week 3


7256

Mitra Banner Maret Week 3