Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

1717387258563145

Official Writer
1213


Beberapa waktu yang lalu, seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah dan tiba-tiba saja dia berhenti karena bingung dengan fakta dimana gajah-gajah besar tersebut sedang diikat namun dengan sebuah tali kecil dan terikat pada kaki depannya saja. Nggak ada rantai, dan bahkan nggak ada kandang. Tentu saja kapanpun dia mau, gajah itu bisa saja melepaskan diri dari ikatan mereka tersebut. Namun entah mengapa mereka teta saja tidak mau melakukannya, maksudnya sama sekali tidak pernah lepas.

Lalu disamping kumpulan gajah tersebut, terlihat seorang pelatih dan pria tersebut bertanya," Kok hewan-hewan kamu itu hanya berdiri saja disana dan nggak berusaha untuk melarikan diri? Bukankah tali itu seharusnya sangat mudah buat mereka hancurkan untuk bisa lari diri?"

"Iya, pas mereka masih sangat mudah bahkan jauh lebih kecil, kami menggunakan ukuran tali yang sama untuk ikat mereka. Waktu itu, tali tersebut sudah sangat cukup untuk menahan mereka supaya tidak melepaskan diri. Nah setelah sekarang, mereka masih dikondisikan dengan hal yang sama sehingga mereka percaya bahwa mereka nggak akan bisa melepaskan diri. Mereka percaya bahwa tali kecil yang mengikat mereka masih bisa menahan mereka, sehingga mereka nggak pernah mencoba untuk melepaskan diri mereka," begitu penjelasan dari pelatih sang gajah tersebut.

Yap! Kisah ini hampir sama persis dengan kisah kehidupan kita sebagai manusia.

Sering sekali kita terjebak dalam pikiran dan keyakinan kita mengenai suatu hal, sehingga kita sulit untuk percaya bahwa kita bisa melakukan hal besar.

Misalkan, seorang anak pernah menjawabku ketika aku bertanya padanya mengenai cita-cita yang dipilihnya

"Kok cita-citanya hanya pembantu doang?"

"Iya kak, soalnya aku kan nggak tamat sekolah. Nggak akan bisa kerja dikantoran karena nggak akan diterima. Jadi pembantu aja seperti mama." jawabnya

Pernyataan ini sangat miris, persis seperti kita menjawab "nggaklah, saya nggak mungkin bisa memenangkan pertandingan itu. Ada si A yang jauh lebih hebat dari aku" ketika kita berada dalam sebuah pertandingan.

Kita terlalu berpacu dengan masa lalu dan kelemahan kita, terlalu berpacu ketidakbiasaan kita, padahal kita bisa melakukan yang jauh lebih dari pada itu.

Kita bukan gajah yang nggak punya hikmat dari Tuhan, kita manusia yang diberikan hikmat spesial dan diberi kuasa melakukan hal yang besar.

Ulangan 28:13:"TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,"

Jelas sekali bahwa Tuhan menciptakan kita menjadi kepala bukan ekor. Kepala yang memiliki kuasa dan menjadi seorang pemenang.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

sifra gracia 18 October 2018 - 17:48:37

Apa yang harus dilakukan gereja dalam memghadapi t.. more..

0 Answer

dwi sinjal 17 October 2018 - 10:20:40

Apakah seseorang yang belum mempunyai title sebaga.. more..

0 Answer

Selfira 14 October 2018 - 17:54:07

Pertemanan

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week 2


7273

advertise with us