Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
1767


Pada tahun 2013, sempat viral mengenai cerita seorang balita yang masih berumur 2 tahun. Namanya Xiaoxiao, ia divonis mendeita penyakit jantung. Ia harus merasakan perjuangan kerasnya kehidupan di usianya yang masih balita tersebut. 

Sikap seorang Xiaoxiao tidak tercermin seperti balita pada umumnya. Ia memiliki semangat yang kuat dalam hidupnya kalau ia harus segera sembuh. Padahal, tim dokter yang menanganinya mengatakan kalau Xiaoxiao harus dioperasi sebelum usianya menginjak usia 3 tahun agar peluang keberhasilannya menjadi lebih besar. 

Xiaoxiao dilahirkan dari keluarga yang kurang berkecukupan. Sementara biaya yang dibutuhkan untuk operasi saat itu mencapai ratusan juta rupiah. Ia menyadari hal tersebut dan ikut berperan untuk bisa meringankan biaya operasinya dengan ikut bekerja bersama orang tuanya. 

Saat ibunya bekerja, Xiaoxiao akan berusaha untuk mengumpulkan sampah plastik yang kemudian akan dijualnya. Walaupun nampaknya tidak mungkin balita sekecil itu dapat bertahan, nyatanya dalam kesehariannya Xiaoxiao kecil dikenal sebagai balita yang periang. 

Berkaca dari cerita Xiaoxiao, inilah yang seharusnya kita pelajari dalam kehidupan sehari-hari. 

Keadaan tidak selalu memihak kepada kita 

Ketika dihadapkan pada sebuah kondisi dimana kita merasa kalau dunia tidak memihak kepada kita, maka percayalah kalau dunia memang tidak pernah memihak kepada kita. Ketika perasaan khawatir akan hari esok, baik itu pergumulan sakit penyakit, finansial, atau hal lainnya, hadapilah hal tersebut. 

Jangan pernah salahkan keadaan apalagi Tuhan atas apa yang terjadi atas kehidupan kita ini. Saat kita merasa dunia memihak, kita akan merasa menjadi seorang yang beruntung, sementara jika tidak, kita akan merasa menjadi orang yang paling dirugikan. 

Tentu saja hal ini tidak akan terjadi jika kita menempatkan Yesus dalam kehidupan ini. Kita harus membuat Yesus memihak kepada kehidupan kita. Sehingga apa pun yang terjadi, baik susah maupun senang, kita tahu kalau kita sudah hidup dalam kekekalan bersama Kristus. 

Jangan biarkan rasa khawatir menjadi belenggu kita dalam keterpurukan 

Saat merasa kalau kehidupan ini sangat sulit untuk dijalani, kita akan cenderung khawatir mengenai apa yang akan terjadi kedepannya. Alkitab banyak menulis kalau janganlah kita khawatir mengenai apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita ini. Dalam Amsal 12:25, “Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.” 

Baca juga: Bukan Tentang Waktu, Sebab Upah Setiap Kita Adalah Sama

Xiaoxiao tidak membiarkan kehidupannya dilingkupi oleh rasa khawatir. Ia terus berusaha dan percaya kalau dirinya akan disembuhkan. Dalam kesusahannya, satu sikap yang ia selalu lakukan adalah ia melaksanakannya dengan riang. 

Tuhan tidak pernah lalai dalam menepati janjiNya. Kita semua harus tahu kalau Ia adalah Allah yang setia. Ketika Tuhan mengatakan untuk jangan khawatir, maka ketahuilah kalau ia telah merencanakan jalan yang terbaik bagi kita. 


Sumber : asia one

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7228

advertise with us