Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1354


Saat kunjungannya ke Chile, Senin (15/1) kemarin, Paus Fransiskus mengaku tersentuh dengan sebuah gambar kuno yang diambil pada tahun 1945. Di gambar tersebut tampak seorang anak muda Jepang yang membopong saudara laki-lakinya yang sudah meninggal di pundaknya akibat serangan nuklir Amerika Serikat di kota Nagasaki.

Baca Juga : Minta Doa Bapa Kami Diganti, Paus Fransiskus Tuai Perdebatan

Paus menyadari betul bahwa gambar menyedihkan itu adalah ‘buah perang’ dari penggunaan senjata nuklir.

“Saya tergerak saat melihat (gambar) itu. Satu-satunya hal yang bisa saya pikirkan sebagai tambahan adalah kata-kata “buah perang”,” ucap Paus menjelaskan soal kata-kata yang tercantum dalam keterangan gambar tersebut.

Dia mengaku takut kalau-kalau ancaman perang nuklir akan terjadi di berbagai negara, khususnya saat mendengar kabar dimana Hawaii mengeluarkan peringatan serangan rudal balistik dua hari lalu dan menyebabkan kepanikan di negara bagian Amerika dan risiko perang nuklir yang tentunya akan meningkat dengan Korea Utara. Namun, pesan yang disiarkan oleh Badan Manajemen Gawat Darurat Hawaii (HEMA) di radio tersebut telah dinyatakan adalah palsu.

Untuk mencegah peningkatan aktivitas senjata nuklir, Paus menghimbau supaya media-media menyebarluaskan gambar menyentuh tersebut dan memberitahukan kepada dunia bahwa perang nuklir hanya akan mengbuahkan bencana mengerikan sebagaimana yang dialami oleh anak muda Jepang tersebut.

Baca Juga : Kocak! Paus Fransiskus Tegur Cara Berdoa Orang Kristen yang Seperti Burung Beo…

Paus tampak begitu getol menolak aktivitas pengembangan senjata nuklir yang ditandai dengan seruannya mengutuki negara-negara yang memiliki senjata nuklir pada November 2017 lalu. Dia menyampaikan hal ini dalam sebuah konferensi di Vatikan bahwa kepemilikan senjata nuklir harus ‘dikutuk dengan tegas’ karena mereka hal itu hanya akan menimbulkan ketakutan yang tidak hanya dialami oleh negara-negara yang terlibat konflik tetapi juga berdampak buruk bagi seluruh umat manusia.

Dia menyampaikan hal ini di depan para peserta, termasuk sejumlah besar peraih nobel perdamaian bahwa hubungan internasional tidak dapat ditawan oleh kekuatan militer, intimidasi timbal balik, dan kepemilikan setumpukan senjata. Senjata pemusnah massal, khususnya senjata nuklir, menurutnya hanya menghasilkan rasa aman yang salah. Senjata itu sama sekali tak akan bisa jadi solusi untuk menciptakan perdamaian dunia.

Sumber : Christiantoday.com/Heraldmalaysia.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Gilang Angga 19 August 2019 - 19:48:37

Organisasi Yang di bentuk uni soviet untuk membend.. more..

0 Answer

Fatma Wati 18 August 2019 - 21:07:41

apa jawapan yang di berikan situs kami

0 Answer

Sofely Charolina Sinaga 18 August 2019 - 12:44:15

Syalom saya sofely charolina sinaga mau sharing se.. more..

1 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7273

Banner Mitra Agustus Week 3