Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
316


Apakah kamu pernah berpikir sejenak tentang apa yang kamu rasakan sewaktu kecil dulu, lalu membayangkan apa yang dirasakan oleh buah hatimu saat ini? Apa yang menjadi kekuatiran mereka? Apa yang membuat mereka merasa malu? Apa yang membuat mereka merasa rendah diri? Bagaimana sebuah kesalahan kecil di depan umum melukai gambar dirinya? Bagaimana komentarmu atau pasanganmu tentang dirinya atau apa yang dilakukannya berdampak terhadap dirinya?

Ya, mereka terlihat gembira dan masih bermain seperti biasa. Namun bukan berarti mereka tidak menghadapi masalah. Ketika tidak ada seorang pun melihat, mereka bergumul dengan suara-suara dalam pikiran mereka. Dalam kondisi itu - dan bahkan sepanjang pertumbuhan mereka menuju dewasa - ada 3 hal penting yang mereka butuhkan.

1. Penerimaan 


Setiap anak harus tahu bahwa mereka diterima apa adanya. 

Sadari siapa anakmu dan terimalah mereka apa adanya. Kasihilah mereka tanpa syarat - dengan keunikan dan semua yang mereka miliki. Banyak anak memberontak dan menjadi "nakal" karena mereka tidak merasakan penerimaan itu dalam keluarganya sendiri. Perasaan merasa kurang dihargai dan dikasihi itu akan mendorong mereka untuk "menunjukkan siapa aku"  kepada sekelilingnya. Keinginan untuk diterima dan dikasihi apa adanya adalah kebutuhan mendasar semua manusia, termasuk buah hatimu. 

Baca juga : Akibat Tidak Merasakan Kasih Sayang Orang Tua

2. Menjadi bagian dari keluarga 


Setiap anak butuh sebuah tempat untuk menjadi bagian dari sebuah keluarga.

Apakah anakmu merasa nyaman dan bagian dari anggota keluarga di rumahmu? Atau malah diluar sana, di sebuah kelompok, gang atau dengan rekan-rekan sebayanya? 

Jika anakmu menganggap diluar sana adalah keluarganya, lebih daripada yang dirumah, maka bisa dipastikan bahwa dirumah ia merasa tidak diterima. Hal ini tidak hanya tentang fasilitas yang tersedia dirumah, namun bagaimana sikapmu dan semua anggota keluargamu terhadapnya. 

Bisakah ia mempercayai kalian dengan hal-hal kecil hingga rahasia terdalam hidupnya? Bolehkah ia melakukan kesalahan tanpa harus merasa dihakimi? Apakah dirinya dituntut sempurna atau dibanding-bandingkan dengan orang lain? 

Anakmu ingin merasa menjadi bagian dari sebuah keluarga, dimana ia merasa aman, diterima, dikasihi dan juga dituntun untuk menjadi lebih baik lagi, tanpa harus dihakimi dan digurui. Bisakah kamu menyediakan sebuah rumah yang seperti ini?

Baca juga : Jaminan Rasa Aman Yang Kekal

3. Merasa mampu melakukan sesuatu


Mereka ingin kamu menganggap mereka mampu untuk melakukan sesuatu. 

Tahu kalau dirinya mampu melakukan sesuatu dengan baik dan juga mendapatkan pengakuan dari orang-orang yang dikasihinya akan membuat rasa percaya dirinya meningkat. Hal inilah yang dibutuhkan anakmu. 

Tapi bagaimana ia mampu melakukan sesuatu jika tidak diberi ruang untuk melakukan kesalahan dan mengatasinya dengan kreatif? Ya, tempat yang paling aman untuk bisa melakukan kesalahan seharusnya dirumah. Disinilah seharusnya seorang anak sadar betul bahwa ia memiliki kesempatan sebanyak apapun untuk belajar melakukan sesuatu hingga ia berhasil. 

Itu sebabnya sebagai orangtua, harus memberi kesempatan anak untuk melakukan segala sesuatu yang seharusnya ia bisa lakukan sendiri. Hal ini mengembangkan kemampuannya untuk bertanggung jawab, membangun kepercayaan dirinya dan juga melatih kemampuannya menghadapi kehidupan. 

Baca juga : Ini Dia Cara Membantu Anak Untuk Belajar Dari Kesalahan

Ingatkan bahwa segala sesuatu ada batasannya

Sekalipun dirumah seorang anak dikasihi tanpa syarat, diterima apa adanya dan diijinkan melakukan kesalahan, namun ingatkan dia bahwa sama seperti segala sesuatu yang ada di dunia ini, ada aturan dan batasan yang harus ia ikuti. Disinilah kasih dan disiplin bertemu. Ia harus diingatkan bahwa aturan dan batasan itu bukan untuk menyakitinya, namun untuk menjaganya sehingga ia tidak keluar batas sehingga mengalami hal yang tidak diinginkan atau bahaya. 

Ingatlah bahwa buah hatimu mengasihimu juga, dan di dalam hatinya ia ingin menyenangkanmu. Dia butuh merasa aman dan tahu bahwa dirinya dicintai. Jika dia tahu aturan dan batasannya, dia mungkin tetap tergoda untuk keluar dari batasan yang sudah ada, namun paling tidak dia mempertimbangkan bahwa hubungannya denganmu lebih penting sehingga tidak keluar dari batasan itu. 

Sumber : Crosswalk.com | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Stefanus Sapta 16 January 2018 - 14:05:40

pengaruh negatif sosial media terhadap hubungan su.. more..

0 Answer

Bennett 15 January 2018 - 18:41:53

Hitunglah energi potensial benda 10kg pada ketingg.. more..

0 Answer

Yasin al farisi 15 January 2018 - 17:20:39

Dua buah gaya dikatakan seimbang bila

0 Answer


Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Desy Natalia Putri Lumbanbatu 6 January 2018 - 23:09:26
Sebenarnya saya sudah diujung keputusasaan.. Buka... more..

Agus Hermawan 5 January 2018 - 11:47:42
Saya sudah jenuh menjalani hidup yg begini terus, ... more..

susy christina 30 December 2017 - 16:14:31
Saya LDR bertahun tahun dengan suami, kami sudah p... more..

Banner Mitra Week 2


7357

advertise with us