Jangan Hanya Untuk Bersenang-senang Aja, Yuk Ajak Anak Berdoa Bersama di Rumah Saat Natal

Jangan Hanya Untuk Bersenang-senang Aja, Yuk Ajak Anak Berdoa Bersama di Rumah Saat Natal

Budhi Marpaung Official Writer
2071

Berada bersama dengan seluruh anggota keluarga di saat Natal adalah momen yang berharga. Tertawa, berbagi cerita, makan bersama akan menjadi kenangan yang selalu dikenang di masa mendatang. Namun, selain aktivitas-aktivitas tersebut, ada satu hal lagi yang seharusnya tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Nama aktivitas itu adalah berdoa bersama. Mungkin ada yang bilang, kan kita ada ibadah bersama di gereja atau pas menjelang pergantian tahun juga kita akan melakukannya, mengapa pas Natal harus berdoa bersama lagi juga? Nanti jadi rutinitas lagi kalau terus menerus dilakukan?

Satu hal, sebagai pengikut Kristus, kita tidak bisa melewatkan doa. Baik itu selaku individu, maupun satu keluarga / komunitas. Doa adalah nafas kehidupan. Ini merupakan suatu kegiatan yang tidak boleh sekali pun dilupakan.

"Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!"  Roma 12:12

Baca juga: Penuh Dengan Anak-anak, Superbook Rayakan Natal Bersama Gereja-gereja

Lalu apa saja manfaat dari doa bersama di dalam keluarga di saat Natal bagi seorang anak?

1. Anak menyadari bahwa doa bersama di saat Natal adalah tradisi yang baik.

(Ilustrasi / sumber: dailyprayer.us)

Tradisi bukanlah hal yang buruk. Itu justru bagus karena kita tidak akan melewatkan hal yang penting di saat momen itu tiba. Ketika doa bersama di saat Natal terus dilakukan setiap tahunnya maka anak-anak pun akan terus teringat bahwa doa adalah sesuatu yang penting.

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6)

2. Anak makin mengerti akan makna Natal yang sesungguhnya.

(Ilustrasi / sumber: crosswalk.com)

Di luar segala perayaan, dekorasi yang begitu indah, dan lagu-lagu yang terus bergema sepanjang hari atau bahkan minggu, Natal sudah sepatutnya dipahami sebagai waktu dimana Tuhan menyatakan kasihnya kepada manusia. Betapa manusia begitu berharga di hadapan-Nya.

Dengan melakukan doa bersama, anak pun semakin mengerti akan makna Natal ini. Mendapat hadiah tidak akan mungkin dilupakannya, perlahan tapi pasti lewat aktivitas doa, pikiran mereka dicerahkan dan hati mereka menangkap bahwa Tuhan begitu mengasihi mereka sampai-sampai Bapa mengirimkan anak-Nya Yesus sebagai korban untuk menebus dosa-dosa dirinya, orangtua, dan bahkan seluruh manusia agar siapa saja yang percaya beroleh hidup yang kekal.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

3. Hubungan orang tua dengan anak semakin kompak dan intim.


Di dalam doa ada kesatuan dan karena itu ketika doa bersama, orang-orang yang ketika itu melakukannya memiliki koneksi satu dengan yang lain, tidak hanya dengan Tuhan. Dalam konteks keluarga, saat doa bersama dilakukan ada hubungan yang makin kuat terjalin antara orang tua dengan anak. Jadi, tidak perlu heran, keluarga yang berdoa adalah keluarga yang kuat dan harmonis. Ketika keluarga kuat dan harmonis maka tidak sulit untuk bersehati ketika berdoa. Apa yang terjadi ketika satu keluarga bersehati? Alkitab mencatat apa saja yang diminta pasti terkabulkan!

“Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.” (Matius 18:19)

Keceriaan Natal di rumah akan semakin menjadi sempurna ketika orang-orang di dalamnya berdoa bersama. Ingin merasakan hal ini di dalam keluargamu? Ayo ajak seluruh anggota keluarga berdoa bersama sekarang juga!
Sumber : Jawaban.Com
Halaman :
1

Ikuti Kami