Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1996


Dalam pertemuannya bersama pemimpin Gereja Ortodoks Rusia pada Senin, 4 Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan janjinya untuk berkontribusi membangun kembali gereja-gereja Kristen di Suriah. Dia juga berjanji untuk menciptakan perdamaian di daerah-daerah Kristen Suriah yang porak poranda karena perang.

“Selama beberapa tahun terakhir, negara Rusia bersama dengan Gereja Ortodoks Rusia, serta organisasi keagamaan lainnya, telah memberikan bantuan kemanusiaan ke Suriah. Penting sekali untuk mewujudkan perdamaian sesegera mungking, supaya orang-orang (Suriah) bisa kembali pulang ke rumah mereka; membangun kembali kuil dan gereja,” ucap Putin, seperti dilansir Newsweek.com, Selasa (5/12).

Baca Juga : Warga di Negara ini Bangun dan Dedikasikan Gereja untuk Vladimir Putin

Dalam pertemuan tersebut, Putin juga menekankan kalau konflik di Suriah sudah berakhir dan sebagian besar wilayahnya, termasuk daerah-daerah Kristen sudah bebas (dari perang).

“Pasukan bersenjata Suriah, yang didukung oleh militer Rusia, sudah bebas dari teroris di hampir semua wilayah negaranya, termasuk wilayah Kristen yang bersejarah,” lanjutnya.

Selain dukungannya terhadap orang Kristen, Putin juga menekankan pentingnya pembangunan kembali komunitas Yahudi dan Muslim di Suriah. “Kami juga akan membantu anggota agama lain, termasuk Muslim, yang seperti kita ketahui, juga mengalami penderitaan di tangan para teroris dan kelompok radikal. Kami juga akan membantu orang-orang Yahudi, sejumlah organisasi sudah menghubungi kami untuk mendapatkan bantuan untuk merestorasi tempat-tempat suci kaum Yahudi,” ucapnya.

Sementara kelompok teroris ISIS dan kelompok-kelompok Islam radikal di sana berhasil dikalahkan oleh pasukan militer. Mereka juga sudah dipukul mundur dari wilayah yang sebelumnya dikuasainya. Meski kondisi sudah cukup aman, tapi penduduk Suriah diyakin masih belum siap untuk pulang.

“ISIS dan penganiayaan atas nama agama sudah dinetralisir. Tapi sangat tidak mungkin bagi pengungsi Kristen untuk kembali ke daerah itu. Faktanya adalah bahwa negara tersebut tetap belum stabil dan belum ada institusi yang bersedia membangu pembangunan kembali daerah-daerah itu. Jadi sangat tak mungkin untuk menyaksikan para pengungsi itu kembali, karena mereka akan memilih menetap di tempat mereka sekarang,” ucap Benjamin Radd, seorang pakar Timur Tengah dari Universitas California.

Baca Juga : Putin: 40 Negara Turut Danai ISIS

Sebagaimana diketahui, populasi Kristen Suriah adalah salah satu populasi Kristen tertua di dunia. Beberapa diantaranya masih sangat fasih berbicara bahasa Aram, bahasa yang digunakan oleh Yesus. Tapi sejak munculnya konflik pada tahun 2011 silam, populasi Kristen menyusut dari 30 persen menjadi sekitar 10 persen dari populasi. Ada banyak orang Kristen yang diusir dari tempat kelahiran mereka atau mereka juga dipaksa melepaskan keyakinannya.

Sumber : Newsweek.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Tiambun silalahi 25 February 2018 - 07:07:23

Apakah Tuhan Allah mengasihiku?

0 Answer

Korintus suteja 25 February 2018 - 03:19:18

Live chat

0 Answer

Deden 24 February 2018 - 02:42:21

Apa tindakan saya kalo istri meninggalkan rumah ta.. more..

1 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week 4


7379

advertise with us