Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
480


Anak remaja paling sulit menerima nasihat karena memang mereka sedang dalam masa pencarian jati diri. Bahkan nasihat orangtua sekalipun sulit sekali untuk bisa diterima dan dipatuhi.

1. Tetaplah Rendah Hati


Kesombongan adalah akar dari segala masalah dan kerendahan hati adalah obatnya. Tapi setiap kali anak remaja dinasihati untuk menjadi rendah hati, mereka hanya akan selalu mengabaikannya. Hal ini terjadi karena masa remaja adalah masa dimana seseorang ingin diangdap dan dihormati oleh orang lain.

Tapi di sisi lain, anak remaja kadang lupa bahwa mereka masih tetap berada di bawah kontrol orangtua. Anak remaja juga lupa bahwa sebenarnya kunci untuk mendapatkan rasa hormat itu mereka harus lebih dulu rendah hati. Mau menerima pendapat orang lain dan mau mengakui kesalahan sendiri.

Baca Juga : Tuhan Juga Bicara Kepada Anak-anak Remaja

2. Menolak perintah


Nggak boleh keluar rumah.

Jangan pernah pulang larut malam.

Pokoknya beresin dulu kerjaan baru bisa main, dan sebagainya.

Bagi anak remaja, perintah adalah kekang. Karena itulah mereka biasanya suka mengabaikan perintah orang tua dan cenderung melanggarnya. Inilah salah satu bentuk pemberontakan yang dilakukan anak remaja.

Anak remaja hanya saja belum mengerti bahwa sebenarnya semua perintah dan peraturan yang dibuat orangtua adalah untuk melatih mereka jadi pribadi yang disiplin dan kelak bisa berhasil dalam hidupnya.

3. Bertemanlah dengan orang lain

Sebagian anak remaja memang ada yang suka bergaul. Tapi tak dimungkiri kalau sebagian lainnya ada juga yang memilih tertutup dan mengasingkan diri. Dia malah merasa risih kalau sudah berada diantara orang lain.

Kabiasaan inilah yang sering membuat orangtua harus menasihatinya setiap hari. Orangtua tak ingin anaknya akhirnya hidup hanya memilikirkan dirinya sendiri. Sementara banyak hal-hal menarik yang bisa dilakukannya bersama teman-temannya di luar sana. Sayangnya, banyak sekali anak remaja yang memilih abai dan nyaman dengan kehidupannya sendiri.

Jadi, pikirkanlah bahwa sebagai anak remaja kamu juga perlu peduli dengan orang lain. Misalnya, saat ada temanmu yang jadi korban bully lakukanlah sesuatu untuknya. Jangan diam saja! Belalah orang lain yang kebetulan kamu temukan jadi korban pelecehan atau ejekan.

4. Pakailah ponselmu dengan bijak dan jangan sembarangan memposting di sosial media


Salah satu kekhawatiran orangtua di jaman gadget ini adalah perilaku anak-anaknya saat memiliki ponsel pribadi yang terkoneksi dengan internet. Belum lagi ada banyak media sosial yang memungkinkan mereka bisa mempublikasi dirinya. Karena itulah orangtua sering kali cerewet dan tak henti mengingatkan anak remajanya untuk bijak menggunakan ponselnya.

Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya anak remaja paling anti mendengar larangan-larangan dari orangtuanya. Mereka tak perlu diperlakukan seperti anak kecil. Padahal sebenarnya usia-usia merekalah yang paling rentan bertindak gegabah. Misalnya, rentan terjerumus dengan kecanduan pornografi lewat online, menjadi korban pria-pria hidung belang lewat sosial media, dan jadi korban persaingan mencari follower media sosial seperti Instagram. Jadi sebelum menyesal, dengarkanlah nasihat orangtuamu dan kembali ke poin pertama jadilah pribadi yang rendah hati.

5. Jangan pacaran, sekolah yang benner aja dulu.

Usia remaja adalah usia dimana anak-anak mulai mengenal namanya cinta. Bahkan kinerja hormonnya pun sudah mulai aktif. Karena itu nggak heran kalau orangtua selalu menasihati supaya jangan pacaran dulu selama sekolah.

Orangtua hanya ingin memastikan anak remajanya tidak terjerumus kedalam pergaulan yang salah, seperti pacaran di luar batas. Percayalah, orangtua tidak akan mengatakan hal yang sama ketika anaknya sudah beranjak dewasa dan sudah bisa menentukan jalan hidupnya sendiri.

Baca Juga : Lindungi Anak Remaja dari Pergaulan Bebas dengan Teknik Ini

Saat ini kita memang sedang berada di tengah kehidupan yang mengerikan. Siapapun bisa jadi korban pelecehan, bully, dan korban dari pergaulan yang salah. Dan rumah adalah tempat dimana bisa mendapatkan perlindungan dan perhatian. Kalau selama ini anak remaja mungkin abai dengan nasihat-nasihat di atas, maka sudah waktunya menyadari bahwa di balik perintah dan peraturan yang seperti mengekangmu ada tujuan baik dibelakangnya. Jadi, mulailah memperhatikan perilakumu, termasuk membenahi cara pandangmu akan orangtuamu, dirimu dan orang lain. 

Sumber : Familyshare.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Tomy Cimot 16 December 2017 - 21:44:40

paus

0 Answer

Muhammad Ammar 16 December 2017 - 11:46:15

Hasil pembongkaran protein di hati yang selalu di .. more..

0 Answer

???? ???? 15 December 2017 - 23:30:36

gimana cara kurangi like

0 Answer


Emille Paulus Lumena 16 December 2017 - 09:08:00
Ya Tuhan Yesus Kristus Tuhan dan Raja diatas segal... more..

Melva Sinurat 15 December 2017 - 18:33:02
Min aku mohon bantuan untuk mendoakan saya supaya ... more..

Fian Oh 15 December 2017 - 14:27:28
Saya seorang pecandu narkoba, dan saat ini hidup s... more..

Siska Agustina Parhusip 14 December 2017 - 09:40:49
Saya minta bantuan doa teman2 semua untuk mendoaka... more..

Banner Mitra Week 2


7335

advertise with us