Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta Destria

Official Writer
1343


George Frideric Handel adalah seorang komponis musik ternama yang berasal dari Jerman dan  tinggal di Inggris. Handel terlahir dari keluarga yang bukan pemusik. Bahkan sang ayah sempat melarang ia untuk menjadi musisi karena menurut ayahnya, pekerjaan sebagai musisi tidak akan bisa mencukupkan kebutuhan keluarganya. 

Tekad handel yang gigih sekaligus keterampilannya dalam bermusik membawa ia mengalami masa keemasan dan kejayaan. Namun, ketenaran tersebut tidak berlangsung lama lantaran dirinya mengalami bangkrut, sakit yang hebat dan ada banyak yang menipu dirinya. Karya-karyanya mulai ditinggalkan orang, sementara penonton konsernya kian hari kian berkurang. Proyek ataupun konser yang dibuatnya tidak berhasil. 

Pada saat itu Handel merasa dirinya menjadi seorang yang gagal karena masalah demi masalah kerap menimpa Handel. Ditengah keputusasaannya, ada seorang teman yang memberinya sekumpulan ayat firman Tuhan, dimana salah satunya adalah Yesaya 40:1 “Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu,” 

Ia terus bergumul dengan ayat-ayat firman Tuhan yang diberikan termannya tersebut, hingga dua puluh tiga hari lamanya. Ia mencoba menjadikan firman Tuhan tersebut menjadi rangkaian karya musik. Kemudian, terlahirlah sebuah karya yang berjudul ‘Messiah.’ Setelahnya, nama Handel dianggap sebagai musisi yang berpengaruh bagi banyak komponis yang hidup sesudahnya, termasuk Haydn, Mozart, bahkan Beethoven.

Cerita Hendel membawa kita bahwa terkadang setiap pergumulan mendatangkan sikap yang lebih dewasa bersama Tuhan. Pada Yeremia 29:11 tertulis “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” 

Setiap dari kita pasti pernah mengalami hal yang sama seperti Hendel, gagal dan merasa ditinggalkan. Namun satu hal yang kita percaya bahwa rencana Tuhan itu indah dalam hidup kita.

Bangsa Israel sebagai bangsa pilihan Allah pun pernah mengalami masa-masa sulit selama 70 tahun dalam pembuangan karena dosa-dosa mereka. Tuhan tidak meninggalkan bangsa pilihannya tersebut, ia justru mendatangkan Yeremia agar bisa membawa bangsa tersebut kembali ke negerinya (Yeremia 30:1-9).

Memiliki hati yang percaya itu memang sulit, apalagi ketika kita merasa ditinggalkan, gagal atau ada pada masa-masa sulit lainnya. Seringkali kita justru menyalahkan Tuhan mengenai apa yang menimpa atas kita. Kita jadi kecewa dan meninggalkanNya. Padahal, Alkitab bilang kalau ada rancangan hari depan yang penuh harapan akan dilimpahkan kepada kita.

Kalau hari ini kita sedang berada di dalam pergumulan dan merasa hampir putus asa, coba kembali ingat-ingat kebaikan Tuhan. Bagaimana kita bisa melewati kesulitan itu, bukankah ada tangan Tuhan yang menolong? Sama seperti sekarang, kita pasti bisa melewati masalah tersebut, karena kita tahu janji Tuhan bahwa Ia akan selalu menyertai kita.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Michael Owen James Mayau 15 December 2017 - 21:10:48

shalom... salam damai bagi kita semua... mohon did.. more..

0 Answer

Michael Owen James Mayau 15 December 2017 - 21:06:49

PRAYER

0 Answer

Yuzin Mbem 15 December 2017 - 08:29:53

Tlong tegaskan lagi apa gunanya BPJS. Ibunda sya s.. more..

1 Answer


Melva Sinurat 15 December 2017 - 18:33:02
Min aku mohon bantuan untuk mendoakan saya supaya ... more..

Fian Oh 15 December 2017 - 14:27:28
Saya seorang pecandu narkoba, dan saat ini hidup s... more..

Siska Agustina Parhusip 14 December 2017 - 09:40:49
Saya minta bantuan doa teman2 semua untuk mendoaka... more..

Lielie Love 13 December 2017 - 21:49:20
Sy ingin punya pasangan hidup yg bukan hanya cinta... more..

Banner Mitra Week 2


7335

advertise with us