Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta Destria

Official Writer
1476


George Frideric Handel adalah seorang komponis musik ternama yang berasal dari Jerman dan  tinggal di Inggris. Handel terlahir dari keluarga yang bukan pemusik. Bahkan sang ayah sempat melarang ia untuk menjadi musisi karena menurut ayahnya, pekerjaan sebagai musisi tidak akan bisa mencukupkan kebutuhan keluarganya. 

Tekad handel yang gigih sekaligus keterampilannya dalam bermusik membawa ia mengalami masa keemasan dan kejayaan. Namun, ketenaran tersebut tidak berlangsung lama lantaran dirinya mengalami bangkrut, sakit yang hebat dan ada banyak yang menipu dirinya. Karya-karyanya mulai ditinggalkan orang, sementara penonton konsernya kian hari kian berkurang. Proyek ataupun konser yang dibuatnya tidak berhasil. 

Pada saat itu Handel merasa dirinya menjadi seorang yang gagal karena masalah demi masalah kerap menimpa Handel. Ditengah keputusasaannya, ada seorang teman yang memberinya sekumpulan ayat firman Tuhan, dimana salah satunya adalah Yesaya 40:1 “Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu,” 

Ia terus bergumul dengan ayat-ayat firman Tuhan yang diberikan termannya tersebut, hingga dua puluh tiga hari lamanya. Ia mencoba menjadikan firman Tuhan tersebut menjadi rangkaian karya musik. Kemudian, terlahirlah sebuah karya yang berjudul ‘Messiah.’ Setelahnya, nama Handel dianggap sebagai musisi yang berpengaruh bagi banyak komponis yang hidup sesudahnya, termasuk Haydn, Mozart, bahkan Beethoven.

Cerita Hendel membawa kita bahwa terkadang setiap pergumulan mendatangkan sikap yang lebih dewasa bersama Tuhan. Pada Yeremia 29:11 tertulis “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” 

Setiap dari kita pasti pernah mengalami hal yang sama seperti Hendel, gagal dan merasa ditinggalkan. Namun satu hal yang kita percaya bahwa rencana Tuhan itu indah dalam hidup kita.

Bangsa Israel sebagai bangsa pilihan Allah pun pernah mengalami masa-masa sulit selama 70 tahun dalam pembuangan karena dosa-dosa mereka. Tuhan tidak meninggalkan bangsa pilihannya tersebut, ia justru mendatangkan Yeremia agar bisa membawa bangsa tersebut kembali ke negerinya (Yeremia 30:1-9).

Memiliki hati yang percaya itu memang sulit, apalagi ketika kita merasa ditinggalkan, gagal atau ada pada masa-masa sulit lainnya. Seringkali kita justru menyalahkan Tuhan mengenai apa yang menimpa atas kita. Kita jadi kecewa dan meninggalkanNya. Padahal, Alkitab bilang kalau ada rancangan hari depan yang penuh harapan akan dilimpahkan kepada kita.

Kalau hari ini kita sedang berada di dalam pergumulan dan merasa hampir putus asa, coba kembali ingat-ingat kebaikan Tuhan. Bagaimana kita bisa melewati kesulitan itu, bukankah ada tangan Tuhan yang menolong? Sama seperti sekarang, kita pasti bisa melewati masalah tersebut, karena kita tahu janji Tuhan bahwa Ia akan selalu menyertai kita.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ria Rambitan 20 February 2018 - 12:52:52

Apa saja 6 perumpamaan itu

0 Answer

Meylisa Sitorus 19 February 2018 - 16:38:17

bagaimana cara memaafkan orang yang berhianat

1 Answer

arif wibianto 19 February 2018 - 12:55:03

kain kafan

0 Answer


ayunda priskila 20 February 2018 - 00:06:08
Kakak kakak terkasih. Mohon doanya untuk saya dan ... more..

Roxel Cristiancen 17 February 2018 - 07:28:35
Shalom kk dan sodara juga temanku semua. Saya tida... more..

Damai indonesia 16 February 2018 - 06:30:51
Selamat pagi admin jawaban.com saya bukanlah manu... more..

Eva Manurung 15 February 2018 - 15:34:39
Saya mohon dukungan doanya. Mgkn krn pacaran kami ... more..

Banner Mitra Week  3


7375

advertise with us