Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
2416


Beberapa waktu yang lalu, seorang teman mengirimkan pesan singkat melalui akun instagramku , begini, "Kakak nggak pernah sedih ya kak?”

Lantas aku bertanya alasan mengapa dia bicara demikian kepadaku. “Iya, baru semalam adikmu bermasalah, namun kamu tetap tenang dan nggak menunjukkan wajah sedih di media sosial. Bahkan kamu masih saja menulis kata-kata inspirasi yang memberkati banyak orang. Kamu nggak merasa stress dengan masalahmu?”

Rasa ingin tahunya membuatku tersenyum dan memikirkan hidupku saat ini. Keuangan keluarga yang sedang diproses, rumah tangga adikku hampir berantakan, adik perempuanku yang bertingkah hingga masalah hidupku sendiri dengan masa depan dan pekerjaan. Semua bercampur aduk dalam pikiranku.

Kalau kamu diposisiku, aku rasa kamu akan merasakan sedih dan kegalauan yang luarbiasa. Lalu apa bedanya dengan aku?

Pertanyaan sang teman tersebut membawaku kepada sebuah pengertian bahwa "Respon kita menentukan segalanya.”

Hal yang penting dalam menghadapi cobaan adalah respon. Banyak orang gagal melewati pencobaan karena lebih memperhatikan pencobaan atau masalah yang dihadapi sehingga cenderung bikin kita keluar dari standardnya Allah dan melupakanNya.

(BACA JUGA: Nggak Hanya Tubuh Kamu, Ternyata Manusia Roh Kamu Juga Butuh Vitamin )

Coba kamu lihat Ayub. Ayub memberikan keteladanan yang luarbiasa dalam menghadapai pencobaan. Ayub justru bersyukur kepada Allah atas segala pencobaan yang datang menimpanya. Dia nggak berteriak kuat-kuat dan marah sama Tuhan sehingga tetangganya mendengar dan mengetahui penderitaannya dan merasa kasihan.

Ayub 1:20: “Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya:" Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil,terpujilah nama TUHAN!"

Respon Ayub terhadap masalahnya secara pribadi menguatkan aku dan menjadi teladan bagi hidupku, sehingga itulah alasan mengapa aku tidak perlu berhenti menjadi berkat karena masalah tersebut.

Mungkin banyak diantara kamu yang pernah mengalami posisi hancur, namun percayalah bahwa semakin kita berdiam dan menangis, Iblis akan semakin menyerang kita dengan pemikiran dan intimidasi yang membuat kita semakin jauh dari Tuhan.

Seperti yang Ayub dan bahkan aku lakukan, tetaplah bersyukur dan perkatakan firman. Jangan berhenti melayani dan percaya bahwa semuanya berada dibawah kendaliNya.

Seperti pepatah mengatakan ‘ada pelangi sehabis hujan’ yang artinya akan ada mujizat dan keindahan atau bahkan makna dari setiap persoalan, bahkan  dari air mata yang kita keluarkan.

Jangan kuatir, sebab Tuhan senantiasa bersama kamu dan saya!

Sumber : jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Michael Owen James Mayau 15 December 2017 - 21:10:48

shalom... salam damai bagi kita semua... mohon did.. more..

0 Answer

Michael Owen James Mayau 15 December 2017 - 21:06:49

PRAYER

0 Answer

Yuzin Mbem 15 December 2017 - 08:29:53

Tlong tegaskan lagi apa gunanya BPJS. Ibunda sya s.. more..

1 Answer


Melva Sinurat 15 December 2017 - 18:33:02
Min aku mohon bantuan untuk mendoakan saya supaya ... more..

Fian Oh 15 December 2017 - 14:27:28
Saya seorang pecandu narkoba, dan saat ini hidup s... more..

Siska Agustina Parhusip 14 December 2017 - 09:40:49
Saya minta bantuan doa teman2 semua untuk mendoaka... more..

Lielie Love 13 December 2017 - 21:49:20
Sy ingin punya pasangan hidup yg bukan hanya cinta... more..

Banner Mitra Week 2


7335

advertise with us