Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1666


Seorang pria bersenjata menembaki jemaat gereja First Baptist Church di Sutherland Springs, Texas pada Minggu (5/11) pukul 11.30 waktu setempat. Akibatnya, sebanyak 26 jemaat gereja tewas dan sekitar 20 orang luka-luka.

Setelah diidentifikasi, salah satu korban yang tewas adalah putri dari pasangan gembala gereja Frank dan Sherri Pomeroy. Hal ini ditemukan setelah Sherri menulis pesan teks kepada media AP bahwa dia dan suaminya berada di luar kota ketika serangan terjadi.

“Kami kehilangan putri 14 tahun kami hari ini dan banyak teman-teman lainnya. Kami berdiua telah kembali ke kota untuk menyaksikan kehancuran yang terjadi. Saya sudah di bandara Charlotte untuk sesegera mungkin bisa pulang,” tulisnya.

Megan Posey, juru bicara Pusat Medis Connally Memorial, yang terletak di Floresville atau sekitar 10 mil dari gereja tersebut, mengatakan bahwa ada beberapa korban yang dirawat karena luka tembak. Tapi dirinya menolak berkomentar lebih soal jumlah pasti dari korban luka-luka.

Terkait kronologi kejadian, seorang saksi mengatakan bahwa dirinya mendengar suara tembakan sebanyak 20 kali. Pelaku yang diketahui berpakaian serba hitam itu kemudian mencoba melarikan diri dengan sebuah kendaraan.

Sayangnya, pihak kepolisian Texas segera mengejarnya dan menabraknya di perbatasan Guadalupe County. Saat diperiksa, pelaku sudah tak lagi bernyawa di mobilnya. Komisaris Wilson County Larry Wiley belum memastikan apakah pelaku tewas karena bunuh diri atau ditembak oleh petugas saat pengejaran.

Serangan ini menambah catatan tragedi penembakan mengerikan yang terjadi di Amerika Serikat, menyusul serangan yang terjadi di Las Vegas pada Minggu, 1 Oktober 2017 bulan lalu.

Terkait serangan ini, Presiden Trump yang saat kejadian masih berada di Jepang menyampaikan keprihatinannya. “Semoga Tuhan bersama orang-orang Sutherland Springs, Texas. FBI & penegak hukum ada di tempat kejadian,” tulisnya lewat akun Twitter.

Sementara Gubernur Texas, Greg Abbott juga turut menyampaikan rasa dukanya. Tulisnya, “Doa kami beserta mereka yang terluka karena kejahatan ini, terima kasih kepada penegak hukum atas responnya.”

Kita semua pasti bisa merasakan kesedihan yang dialami para keluarga korban serta rasa sakit dan takut yang masih menghantui korban luka-luka. Untuk itu, mari bersatu hati  berdoa supaya Tuhan kiranya memberikan perlindungan kepada Amerika Serikat. Kiranya pemulihan juga terjadi atas para korban. 

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dina Yohana 23 July 2019 - 12:41:40

lowongan kerja

0 Answer

Riama Manik 22 July 2019 - 18:53:22

Negara apa yang terletak paling utara

0 Answer

Buster street Wear 22 July 2019 - 12:34:35

Biseksual

0 Answer


Marlina - 21 July 2019 - 15:09:28
Saya Marlina saat ini saya sedang terlilit hutang ... more..

Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Testify Juli Week 3


7273

Banner Fun Run Juli week 3