Merasa Gagal dan Kehilangan Tujuan Hidup? Carilah Pengharapan Baru Lewat 3 Cara Ini

Merasa Gagal dan Kehilangan Tujuan Hidup? Carilah Pengharapan Baru Lewat 3 Cara Ini

Lori Official Writer
11078

Apa kamu sedang berada di titik terendah dalam hidup? Merasa hidupmu gagal dan kehilangan tujuan? Sudah segala macam cara dilakukan tapi tetap saja hidup rasanya sama saja. Setiap hari kita hanya terus menjalani hidup tanpa arah dan tujuan yang jelas. Gairah untuk kembali bermimpi dan meraih hal-hal besar seakan sirna. Kegagalan di masa lalu bahkan selalu menghantui dan memperlambat langkah untuk maju.

Jika hidupmu sedang dalam kondisi ini, mulailah untuk mencari harapan baru lewat 3 cara ini:

1. Kembali cari tahu siapa dirimu

Orang-orang yang kehilangan arah dan tujuan hidup biasanya adalah orang kehidupan rohaninya dengan Tuhan sedang terganggu. Biasanya dia akan mudah diombang-ambingkan situasi dalam hidupnya karena nggak memegang teguh firman Tuhan atau nggak sepenuhnya mengandalkan kuasa Tuhan dalam hidupnya.

Karena itu, mulailah periksa kembali hubunganmu dengan Tuhan. Setelah itu cari tahulah soal tujuan hidupmu dari firman kebenaran-Nya. Percayalah saat kamu mengandalkan Tuhan, Dia bahkan sanggup mengubah kegagalanmu untuk tujuan-tujuan yang baik atas hidupmu.

“Mengapa engkau tertekan hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 43: 5)

 

2. Taruh semua hasrat duniawimu di dalam Tuhan

Waktu Rasul Paulus mengajar Timotius, dia memperingatkan bahwa cinta uang dan keinginan untuk jadi kaya adalah penyebab seseorang tersesat dan kehilangan tujuan hidup. Keinginan duniawi membutakan mereka dengan berbagai-bagai hawa nafsu yang mencelakakan.

Kalau uang ternyata adalah penyebab kamu terjerumus dalam hidup yang sia-sia, hari ini belajarlah untuk memandang Yesus sebagai sumber dari segala sesuatunya. Karena hanya di dalam Dia lah kita bisa merasakan kepuasan sejati dan bisa mensyukuri segala yang kita punya dengan hati yang sukacita dan ikhlas.

3. Lupakan masa lalu dan pandanglah masa depan yang penuh harapan

Di Filipi 3: 13-14 dituliskan, “….aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” Ayat ini mengingatkan kita supaya kita jangan terjebak dalam kenangan masa lalu. Jangan biarkan kesuksesan atau kehidupan masa lalumu menghalangimu untuk maju. Tapi, inilah waktunya bagimu untuk kembali membangun mimpi yang baru.

Percayalah bahwa Tuhan mengasihimu. Dia nggak menciptakan seseorang yang tak punya tujuan. Tetapi sekalipun Dia seolah membiarkan kita mengalami kegagalan, hal itu bisa saja diijinkannya supaya kita kembali berpegang teguh kepada-Nya ketika kita mulai mengandalkan kekuatan kita sendiri atau supaya kita mau belajar untuk mencari kehendak-Nya atas hidup kita. 

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami