Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
2217


Pelegalan pernikahan sesama jenis semakin meluas dan diadopsi berbagai negara, dan saat ini menjadi salah satu agenda penting di negara tetangga kita, Australia. Minggu ini, negara Kanguru tersebut sedang melakukan survei atau voting kepada seluruh penduduknya apakah mereka setuju atau menolak adanya Undang-undang Pernikahan Sesama Jenis. 

Namun banyak pihak, termasuk para politisi sendiri kuatir, jika undang-undang tersebut diresmikan akan berdampak kepada kebebasan beragama seperti yang telah terjadi di beberapa negara, seperti Amerika dimana ada banyak kasus dimana orang yang tidak mau usaha mereka melayani pernikahan sesama jenis akhirnya harus berurusan dengan hukum. 

Baca juga : Paus Koptik Ini Tegaskan Kalau ‘Pernikahan Sesama Jenis’ Tak Pernah Ditulis dalam Alkitab

Perlindungan terhadap kebebasan beragama

Mantan Perdana Menteri John Howard menganggap pemerintahan saat ini yang dipimpin Perdana Menteri Malcolm Turnbull "cuci tangan terhadap tanggung jawab apapun" karena terancamnya kebebasan beragama di negara tersebut jika undang-undang pernikahan sesama jenis dilegalkan. Namun Turnbull menampik hal itu. 

Perdana Menteri Malcolm Turnbull (Sumber gambar: illawarramercury.com.au)

"Saya hanya ingin meyakinkan masyarakat Australia bahwa sama seperti saya percaya hak pasangan sesama jenis untuk menikah, lebih lagi saya, jika kamu suka, saya percaya kepada kebebasan beragama," demikian ungkap Turnbull. 

"Kebebasan beragama adalah hal mendasar dan itu akan dilindungi dalam setiap undang-undang yang muncul dari parlemen ini," demikian tambahnya.

Baca juga : Mark McClendon : Pernikahan Sesama Jenis Bertentangan dengan Alkitab 

Jaminan untuk gereja

Ia pun menjamin bahwa Parlemen Australia akan menjamin gereja tidak terdampak atas perubahan ini dan mereka tidak dipaksa untuk menikahkan pasangan sesama jenis. 

Namun mereka yang menolak pernikahan sesama jenis, termasuk Howard, meminta lebih dari itu, termasuk kebebasan agar sekolah berbasis agama bisa mengajarkan bahwa pernikahan hanya bisa dilakukan antara pria dan wanita. 

Sumber : abc.net.au | CNN

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7274

Banner Mitra September week 3