Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
1725


Nama Rio Silaen di dunia tarik suara bukanlah nama yang baru. Pria kelahiran 24 Januari 1979 ini sudah memenangi sejumlah perlombaan menyanyi baik dari dalam maupun luar negeri. Namun begitu, hal tersebut tidak membuatnya jadi besar kepala.

Dengan kemampuan dan pengalamannya, Rio pun memutuskan untuk mendirikan sebuah sekolah informal di bidang seni pertunjukkan yakni Voice of Indonesia. Berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, VOI menjadi tempat berbagai orang dari lintas usia untuk belajar tentang menyanyi, menari, dan bahkan berakting.

Bersama murid-murid dan pelatih dari VOI, Rio menjelajahi berbagai negara di luar negeri seperti Singapura, Australia, dan bahkan Amerika Serikat. Berbagai kejadian menyenangkan dan tidak menyenangkan menyatu menjadi satu sebagai hal yang tidak mungkin bisa dilupakan.


(Voice of Indonesia / Sumber: JC Channel)

"Beberapa kali kami tampil di luar negeri cukup sedih. Tampil di sana bawain lagu Bengawan Solo, bawain lagu-lagu kayak Butet, orang mikirnya itu lagu Mandarin lho," ujar Rio Silaen.

Fakta yang ditemui itu pun membuat Rio terlecut untuk bekerja keras dan bermimpi membawa nama dan kebudayaan Indonesia semakin terkenal di mancanegara.  

"Karena kami (VOI) masih punya misi budaya karena setiap kami tampil di manapun, Indonesia bisa diangkat kembali karena saya gak punya kemampuan lain selain bermusik dan bernyanyi, jadi saya mengangkatnya lewat kesenian. Jadi, saya ingin supaya bangsa Indonesia itu lebih dikenal lagi di luar negeri," tutur Rio.

Diakui Rio, orang-orang yang belajar di VOI berasal dari berbagai usia. Mulai dari yang tua sampai yang muda. Ia bahkan mengatakan tidak menutup pintu bagi mereka yang secara finansial sangat rendah, untuk mendapatkan binaan darinya dan pelatih.

"Ketika kita buka audisi gitu, ada tiba-tiba pengamen datang, terus ada anak dari pemulung datang, itu kita terima. Selama dia memang punya komitmen untuk mengasah bakatnya dan saya bebaskan. Tidak ada iuran, tidak ada sama sekali yang kita ikat dari mereka secara finansial. Jadi begitu mereka datang, justru kita arahkan," tutur Rio.

Baca juga artikel berikut: Sulit Meminta Maaf? Mulailah Renungkan 4 Ayat Berikut Ini!

Menurut Rio, Tuhan sudah memberikan talenta kepada setiap manusia dan sudah seharusnya hal itu harus dikembangkan. Oleh karenanya, ia tidak mau menghambat mereka-mereka yang kesulitan secara ekonomi untuk bergabung dan menimba ilmu di VOI.

"Kita punya perlakuan khusus, treatment khusus" jelas Rio.  

Rio sadar jalan untuk mengibarkan nama Indonesia di kancah internasional lewat misi kebudayaan seperti yang ia impikan masih panjang. Namun, ia tidak akan pernah berputus asa. Ia yakin suatu saat, hal itu bisa terwujud. Tentu dengan perkenanan Tuhan. Haleluya!

Sumber : Rio Silaen

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Yones 25 August 2019 - 01:13:05

Upah mengikut Yesus

0 Answer

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer

Samu Vastro 22 August 2019 - 23:11:21

Hormati

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 4


7271

Banner Mitra Agustus Week 3