Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

believers24

Official Writer
964


Pasca pengumuman jumlah korban tewas selama perang terhadap obat-obatan terlarang yang diprakasai oleh Presiden Rodrigo Duterte, kemarahan kian meningkat di Filipina. 

Mengutip christianpost, lebih dari 12.500 orang dimana kebanyakan pengguna narkoba dan pengedar narkoba, telah terbunuh sejak Duterte mulai menjabat pada Juni 2016. Pihak kepolisian mengatakan sekitar 3.500 orang yang tewas ditembak oleh petugas untuk membela diri.

Pemantau hak asasi manusia meyakini bahwa dua pertiga yang dibunuh itu dieksekusi oleh pembunuh bayaran yang beroperasi dengan dukungan polisi atau oleh polisi yang menyamar sebagai warga sipil - sebuah tuduhan yang ditolak polisi.

Sedikitnya 90 orang tewas ditembak pada minggu ini, dimana 32 orang diantaranya tewas di dalam satu hari operasi di provinsi Bulacan, utara dari ibukota Manila.

Pada Minggu, puluhan pelayat mengenakan kaos putih dengan slogan 'Bunuh narkoba, bukan orangnya', membawa peti mati Leover Miranda ke makamnya yang berada di tempat pemakaman Manila.

Miranda terbunuh bulan ini dalam apa yang polisi katakan adalah operasi penyalahgunaan obat tetapi keluarga mengatakan bahwa dia tidak bersalah.

Dua pemimpin senior gereja, Kardinal Luis Lagle dan Uskup Agung Socrates Villegas, mengutuk pembantaian tersebut. Lagle mengeluarkan sebuah pernyataan yang dibacakan di berbagai layanan ibadah di pusat kota Manila yang berbunyi: “Kami mengetuk hati nurani orang-orang yang membunuh orang-orang yang tidak berdaya, terutama mereka yang menutupi wajah mereka, untuk berhenti menyia-nyiakan hidup manusia.

“Masalah obat-obatan terlarang tidak boleh dikurangi menjadi masalah politik atau pidana. Ini adalah masalah kemanusiaan yang mempengaruhi kita semua.”

Sementara itu, Villegas meminta gereja-gereja untuk membunyikan lonceng mereka pada pukul 8 malam setiap hari untuk menunjukkan solidaritas.

“Suara lonceng adalah panggilan bangun untuk sebuah negara yang tidak lagi tahu bagaimana bergaul dengan orang yang berduka, dan terlalu “pengecut” untuk mengutuk kekerasan tersebut,” ungkap Villegas.

"Jangan membunuh. Itu adalah dosa. Itu melanggar hukum," pungkas Villegas.

Sumber : christianpost.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fred D Hunter Nainggolan 18 July 2018 - 09:43:25

Mengapa perbuatan yang salah itu tidak selalu bena.. more..

2 Answer

Wuritimur Febby 15 July 2018 - 19:49:36

Bekerja mengikuti mut

0 Answer

Nocalia Anggun Utami 14 July 2018 - 16:33:26

Bagaimana bebas dari hutang

1 Answer


Junedi fajri 18 July 2018 - 00:35:51
Saya minta didoakan agar bisa terlepas dari pengar... more..

Christa Tita 6 July 2018 - 00:22:37
Mohon dukungan doanya, saya sedang bergumul dalam ... more..

Dina Mariani 30 June 2018 - 10:27:48
Syalom... Saya mohon dukungan doa dari saudara/i y... more..

MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Banner Mitra Week  3


7187

advertise with us