Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
1066


Letak rasa kemanusiaan kini habis ditelan emosi, kekesalan bisa menjadi api yang membakar dan mematikan siapapun tanpa kecuali.

Tidak memandang siapa yang salah dan siapa yang jadi korban, bayi cantik berusia 3 tahun ini harus menjadi tumbal atas kekesalan yang terjadi. Bayi berinisial KAA ini meninggal di Apartemen Gading Nias, Jakarta Utara, pada pukul 17.00 WIB, Selasa (8/8/2017) karena pelampiasan emosi oleh ayah kandungnya sendiri, Faisal.

Faisal (27) adalah seorang pengangguran yang setiap hari bertugas menjagai anaknya KAA, sementara sang istri bekerja.

Di lansir dari Tribunnews com, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menerangkan kejadiannya bermula saat sang ayah tidur siang bersama korban pada selasa (8/8/2017) sekitar pukul 14:00 WIB.

Lalu jam 5 sore sang Ayah membuatkan korban susu karena terbangun dan menghidupkan lampu tamu juga lampu kamar tidur.

“Pelaku (Faisal) ini mengaku ke petugas polisi saat dimintai keterangan melihat bayinya telah terbujur kaku dan tertutup bantal. Posisi tubuh bayi miring ke kanan dan sudah mengeluarkan muntah serta buang air besar. Setelah melihat keadaan itu, Faisal ini langsung membersihkan semuanya, serta menghubungi seorang saksi bernama Lily Salim (50), yang diketahui kerabat pelaku”, ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi pada Rabu (9/8/2017).

Hal ini dilakukan olehnya untuk menutupi kejadian tersebut.

Sangat disayangkan, balita cantik ini kehilangan nafasnya karena disekap oleh tangan ayahnya sendiri dengan bantal.

Dari pemeriksaan sementara, Faisal melakukan hal ini karena didorong rasa kesal dan emosi terhadap sang istri yang jarang pulang ke rumah. Tidak diberitahu jelas apa pekerjaan sang istri sehingga jarang pulang. Sementara dirinya cuma tinggal di rumah mengurus anak mereka.

 

Melihat kejadian ini, berapa banyak lagi anak balita yang akan jadi korban pembunuhan demikian? Kekurangan rasa percaya satu sama lain membuat banyak keluarga mengalami perceraian hingga pada pembunuhan seperti yang dilakukan oleh Faisal. Komunikasi adalah salah satu hal yang tepat untuk mengurangi rasa ketidakpercayaan tersebut, namun tidak begitu banyak menyadari itu.

Anak adalah sebuah anugerah dari Tuhan yang harus di rawat dan disayangi bersama, bahkan kepercayaan adalah sesuatu yang harus di jaga bersama-sama dengan komunikasi.

Ketiga hal ini sangat penting dalam sebuah bahtera rumah tangga. Kalau tidak bisa di pastikan angka pembunuhan anak-anak dan anggota keluarga akan terus meningkat di negara kita ini.

Bayangkan saja jika kamu sudah tidak lagi mempercayai Tuhan di dalam dunia ini, mungkin saja itu akan membuat hidup kamu mengalir saja bahkan hancur tanpa tujuan yang pasti.

 

Sumber : tribunnews/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Korintus suteja 25 February 2018 - 03:19:18

Live chat

0 Answer

Deden 24 February 2018 - 02:42:21

Apa tindakan saya kalo istri meninggalkan rumah ta.. more..

1 Answer

anastasia 23 February 2018 - 16:35:52

bagaimana menghadapi orangtua yang selalu minta ua.. more..

1 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week 4


7378

advertise with us