Pendeta Ini Yakin Tuhan Pakai Donald Trump Untuk Hentikan Kim Jong Un Sekalipun Lewat Perang

Internasional / 9 August 2017

Kalangan Sendiri
Pendeta Ini Yakin Tuhan Pakai Donald Trump Untuk Hentikan Kim Jong Un Sekalipun Lewat Perang
Lori Contributor
6752

Pendeta First Baptist Church Texas sekaligus penasihat rohani Presiden Donald Trump, Robert Jeffress meyakini kalau Tuhan memberi wewenang kepada Trump untuk menghentikan kekuasaan otoriter pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

“Ketika sampai pada bagaimana kita harus berurusan dengan orang-orang jahat, Alkitab di kitab Roma sangat jelas mengatakan: Tuhan telah memberkati penguasa sepenuhnya untuk menggunakan cara apapun yang diperlukan termasuk perang, untuk menghentikan kejahatan,” ucap Jeffress.

Tindakan itu, menurut Jepress sah-sah saja dilakukan karena Tuhan telah memberikan otoritas kepada pemerintah untuk menaklukkan pelaku kejahatan, sebagaimana dikutipnya dari Roma 13. Karena itu dia berpendapat bahwa pemerintah bisa melakukan cara apapun untuk memerangi kejahatan termasuk menghukuman mati pelaku kejahatan.

Hal inilah yang menurutnya sah-sah saja dilakukan oleh Trump kepada Kim Jong Un. Apalagi dia mengaku kalau Trump menyampaikan rencananya untuk memerangi Korea Utara jika negara tersebut menunjukkan ancaman terhadap Amerika. Tak tanggung, Trump bahkan akan menyerang kota Pyongyang.

Untuk diketahui, pendeta yang satu ini memang dikenal cukup kontroversial. Dia pernah menuding mantan Presiden Barrack Obama telah membuka pintu bagi anti-kristus dan membiarkan pertumbuhan gereja Mormon selama kepemimpinannya. Jeffress kemudian mendukung Trump maju sebagai persiden Amerika Serikat. Karena menurutnya Trump adalah sosok pemimpin yang memberikan respon yang bijaksana. “Orang secara naluriah tahu kalau presiden (Trump) ini tidak akan menggambar garis merah imajiner dan berjalan mengelilinginya seperti yang dilakukan Presiden Obama,” ungkapnya.

Sebagaimana kita tahu bahwa Alkitab memang menuliskan kalau Tuhan memang memberikan otoritas kepada pemerintah untuk memimpin. Tapi bukan berarti pemerintah juga bisa melakukan tindakan sewenang-wenang juga bukan? Terlepas dari pendapat Pendeta Jeffress, pemerintah suatu negara tidak seharusnya mengobarkan api kembali untuk memerangi pelaku kejahatan. Sebaliknya, dia haruslah menjadi pemimpin yang bijak dan mengambil langkah-langkah terbaik untuk meredakan perpecahan dan ketegangan.

Sumber : Washingtonpost.com
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?