Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
1941


Ditengah gejolak serangan dari kelompok teroris di Marawi, Mindanao, Filipina, sebuah kisah mengharukan muncul dan menjadi bukti bahwa kemanusiaan dan toleransi masih hidup disana. Ada 39 warga Kristen yang terjebak dalam baku tembak antara tentara dan kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS, namun akhirnya mereka selamat dan ditampung di desa Muslim. 

Tindakan penyelamatan ke 39 warga beragama Kristen ini, menurut Wakil Gubernur Lanao del Sur Mamintal Adiong Jr diprakarsai oleh pejabat lokal beragama Islam, Salma Jayne Tamano. 

"Ini adalah kisah yang bagus tentang persatuan umat Muslim dan Kristen yang layak dibagikan ke seluruh dunia," demikian ungkap Adiong pada Minggu (28/5/2017). 

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada warga muslim yang melakukan tindakan heroik dengan melindungi warga Kristen dari serangan kelompok militan. Menurut keterangan kepala kepolisian Lanao del Sur, Senior Superintenden Oscar Nantes ke 39 orang tersebut dalam keadaan kelaparan karena mereka belum makan selama 36 jam sejak serangan kelompok militan Maute menyerang kota Marawi. Namun sekarang  mereka sudah dalam keadaan selamat, bersama dengan dua tetua desa Muslim yang diselamatkan juga karena menyembunyikan mereka di kediaman mereka. 

Kecaman terhadap kelompok militan Maute dilontarkan oleh Gubernur Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) Mujiv Hataman. Ia memandang bahwa kelompok tersebut sudah kehilangan kendali, demikian juga kelompok-kelompok lain yang pro-ISIS. Ia meminta mereka menggunakan masa Ramadhan untuk menjadi waktu evaluasi diri. 

"Saya harap mereka menyadari bahwa apa yang mereka yakini sebagai jihad adalah tidak benar karena mereka hanya akan menyakiti dan menghancurkan hidup mereka sendiri dan orang lain," demikian ungkapnya. 

Sejak tahun 2015, Majelis Ulama ARMM sudah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme tidak sama dengan jihad. "Sebab, Islam memerintahkan kita agar mengasihi semua makhluk hidup," demikian ungkap Majelis Ulama tersebut. Mereka menegaskan bahwa menyerang, merampok, menebarkan teror dan ketakutan dilarang dalam Islam. 

Terorisme kini menjadi bahaya global, dan menjadi musuh bersama. Untuk itu mari lawan bersama dengan menyebarkan kasih dan toleransi antar umat beragama. Jangan lupa juga untuk berdoa bagi mereka yang menghadapi teror, doakan pemerintah dan pihak keamanan dimampukan untuk mengatasi setiap tantangan yang muncul. 

Sumber : Kompas.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Isabel Frilia 18 October 2017 - 16:17:55

Mohon doanya bagi saya dan suami,saya punya anak s.. more..

1 Answer

vincent nichollas 16 October 2017 - 22:29:40

Kisah orang yang mau mengikuti Yesus

1 Answer

Andri Dut'z 16 October 2017 - 22:00:04

apakah lari dapat menyebabkan kematian?

1 Answer


ARI 19 October 2017 - 08:25:34
Dear Team Prayer, dukung saya dalam doa untuk sua... more..

Veronica Sitanggang 18 October 2017 - 21:15:29
Bantu dukungan doanya agar Tuhan memenangkan jiwa ... more..

Dessy Sitohang 16 October 2017 - 20:16:48
Saya mohon bantu doa nya agar saya diangkat jadi S... more..

Lamsihar Irüel 16 October 2017 - 18:34:21
Doakan Kesembuhan Ibu saya, kemarin tanpa sengaja ... more..

Banner Mitra Week  3


7318

Line Jawaban