UNESCO Himbau Lindungi Warisan Dunia Yerusalem Untuk Ciptakan Perdamaian

Internasional / 22 April 2017

UNESCO Himbau Lindungi Warisan Dunia Yerusalem Untuk Ciptakan Perdamaian
Sumber: Elshinta.com
Lori Official Writer
5872

Pemimpin lembaga Internasional UNESCO, Irina Bokova menyampaikan supaya warisan dunia di Yerusalem dilindungi demi mewujudkan perdamaian. Pasalnya, kata Irina, Yerusalem pada dasarnya adalah ibu kota dari kerajaan Daud, dimana putranya Salomo pernah membangun Bait Allah dan menempatkan Tabut Perjanjian di sana.

“Melindungi warisan Yerusalem adalah bagian visi yang lebih luas untuk perdamaian dan peperangan melawan segala bentuk penyangkalan sejarah Yahudi, delegitimasi Israel dan anti-Semitisme,” ucap Irian dalam konferensi kebijakan Koalisi Eropa untuk Israel yang digelar belum lama ini.

Pernyataan Irina menyambung ucapannya tahun lalu bahwa dengan mengabaikan relevansi antara Yahudi, Kristen dan Muslim di Kota Tua hanya akan menimbulkan pertentangan soal status Yerusalem sebagai salah satu daftar Warisan Dunia UNESCO.

“Mengingkari, menyembunyikan atau menghapus salah satu tradisi Yahudi, Kristen dan Muslim merongrong integritas situs ini, dan bertentangan dengan alasan yang membenarkan tulisannya dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa hal ini penting dilakukan supaya membangun jembatan bagi perpecahan yang merugikan karakter multi agama di Kota Tua, Yerusalem.

Sayangnya, harapan perdamaian antara Palestina dan Israel ini tampaknya berseberangan dengan pemerintah setempat. Sebagaimana disampaikan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahwa dia menolak mengakui hubungan antara orang Yahudi dengan keberadaan Bait Suci dan Tembok Barat. Hal ini bisa diartikan sebagaimana China tidak memiliki hubungan dengan Tembok Besar China dan Mesir tidak punya hubungan dengan piramida.

Terlepas dari pemberlakuan pernyataan tersebut,Netanyahu mengungkapkan keyakinannya bahwa kebenaran mengenai sejarah Israel akan terungkap.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengambil sikap yang sama saat bertemu dengan Pemimpin Kongres Yahudi Sedunia Ronald Lauder di New York pada bulan Maret 2017 lalu. Dia berkomitmen akan mengurangi ketegangan anti-Israel oleh bidang HAM PBB.

Guterres juga pernah mengakui kalau Bait Suci itu adalah milik orang-orang Yahudi. “Jelas sekali kalau Bait Suci yang dihancurkan Romawi di Yerusalem adalah milik Yahudi,” katanya.

Kebenarannya atas kepemilikan Bait Suci dan sejumlah warisan sejarah di Kota Tua, Yerusalem sebenarnya bisa kita temukan melalui Alkitab. Meskipun hal ini masih tetap menjadi pergunjingan antara Palestina dan Israel, kita seharusnya melakukan sebagaimana pihak UNESCO sampaikan, yaitu dengan melindungi dan melestarikan warisan-warisan tersebut bersama-sama demi mewujudkan perdamaian.

Sumber : Gospelherald.com/jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?