Dua Pengungsi Perang Suriah Masuk Kristen Setelah Mimpikan Yesus
Sumber: cbn.com

Internasional / 9 March 2017

Kalangan Sendiri

Dua Pengungsi Perang Suriah Masuk Kristen Setelah Mimpikan Yesus

Angelia Agatha Official Writer
13364

Pengungsi Suriah, Abu Radwan, memantapkan hatinya menjadi seorang pengikut Kristus setelah bertemu dengan Yesus di dalam mimpinya meskipun dirinya lahir dari keluarga non Kristen.

Satu setengah tahun yang lalu Radwan bermimpi bertemu Yesus. Meskipun merupakan keputusan yang sulit karena akan dikucilkan oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya, Radwan tetap memantapkan hati untuk menjadi pengikut Yesus bersama istri dan kedua anaknya. Untuk menghindari perang di Suriah, saat ini Radwan menetap di Beriut, Lebanon.

“Tentu saja itu adalah keputusan yang sulit. Aku dilahirkan dalam sebuah keluarga non Kristen,” katanya. Keluarganya lari dari Suriah setelah perang saudara disana dimulai, “Saya mulai pergi ke gereja. Aku percaya bahwa Yesus datang untuk membantu kami, untuk menyelamatkan kita.”

Yang luar biasanya, kisah Radwan bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Banyak pengungsi Suriah yang memutuskan untuk menjadi Kristen dari Islam meskipun keputusan mereka menimbulkan banyak resiko kedepannya.

Terbukti, Radwan bercerita bahwa dirinya baru-baru ini ditikam setelah keluar dari gerejanya, berkata bahwa pelakunya adalah orang dari sukunya yang tidak setuju dengan aksi pertobatannya. Kejadian itu memastikan bahwa kehidupan keluarganya dan dirinya akan beresiko jika pulang kembali ke Suriah.

Tetapi, tetap saja Radwan tidak menyesali keputusannya. Justru dirinya merasa begitu bersyukur setelah Pendeta George Saliba membabtis dirinya.

“Jika aku mati, sekarang, disini di depan gereja, aku akan mati dengan damai,” katanya.

Pendeta George berkata bahwa dirinya telah membabtis sedikitnya 100 pengungsi non Kristen sejak dimulainya perang saudara Suriah.

Pada bulan November lalu, seorang pendeta Kristen Iran mengklaim pada saat itu ada kebangkitan yang menakjubkan berlangsung dinegaranya, di mana ia mengatakan jumlah penganut Kristen telah meningkat dari 100.000 orang pada tahun 1994 menjadi 3 juta orang hari ini. Banyak diantara mereka menyatakan bahwa Yesus telah muncul di mimpi mereka.

“Sekarang, kamu bisa melihat hasil dari (pekerjaan) Roh Kudus,” Pendeta Rahman Salehsafari katakan seperti yang dilansir CBN News di Iran. “Kamu bisa melihat apa yang Roh Kudus kerjakan kepada orang-orang.”

Sebelumnya juga pendeta dari Gereja British katakan di Desember bahwa setidaknya dua orang pengungsi non Kristen menerima Kristus setelah bertemu dengan Yesus dalam mimpinya. Dalam mimpi itu mereka berkata Yesus menggiring mereka untuk datang ke gereja Kristen.

Sumber : cbn.com
Halaman :
1

Ikuti Kami