Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Contributor
3644


Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) NTT, Pendeta Merry Kolimon menyoroti tentang isu kekerasan terhadap perempuan yang masih menjadi permasalahan utama di masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan budaya patriarki dimana perempuan tidak berdaya dan nilai-nilai adat masih sangat kuat, perhatian terhadap perempuan masih kurang jika dibandingkan laki-laki. 

“Ini tantangan bagi kami. Sebagai ketua sinode perempuan pertama, saya ingin agar gereja peka terhadap isu perempuan dan keadilan gender,”  demikian pernyataan Pdt. Merry pada akhir Februari lalu seperti yang dikutip oleh Gatra.com. 

“Memang berat, saya rasakan sendiri saat saya menjadi pendeta di tahun 1990 an. Saat itu, pendeta didominasi laki-laki. Di NTT, perempuan dianggap hanya pantas bekerja di dapur. Kami memperjuangkan kesetaraan gender, tapi ruang gerak kami terbatas,”  demikian tambahnya.

Namun dengan terpilihnya Pdt.Merry menjadi ketua Sinode GMIT pada 2015 lalu, hal ini memperlihatkan bahwa pelan-pelan jalan bagi para perempuan untuk berkarya sudah mulai terbuka. Walau demikian Pdt.Merry akan terus memperjuangkan hak-hak kaum perempuan ini dan merancang sejumlah strategi keadilan gender melalui kegiatan peribadatan di gereja. 

”Kami punya banyak pendeta perempuan, dan mereka siap ditempatkan di pelosok daerah. Dulu. Perempuan tidak diterima untuk berpendapat di gereja, ini harus diubah. Misi kami menjadikan gereja sebagai penyampai kebaikan untuk siapa pun,” demikian tegas Merry. 

Diskriminasi gender adalah sebuah pengalaman pribadi bagi Pdt.Merry. Pada saat penempatan sebagai pendeta, dirinya pernah menghadapi penolakan dari masyarakat adat hanya karena dirinya seorang perempuan. Hal tersebut terjadi sekitar tahun 1997 hingga 1999, saat ia melayani di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). 

“Saya jadi pendeta perempuan pertama di sana. Betapa sulitnya, karena masyarakat adat masih menolak kesetaraan gender. Saya berusaha membangun kepercayaan diri para perempuan di sana,” demikian ungkapnya. 

NTT merupakan salah satu wilayah dengan penduduk mayoritas Kristen, oleh karenanya gereja berperan penting dalam membawa perubahan dan dampak sehingga dapat menjadi garam dan terang dalam kehidupan masyarakat dan perubahan yang nyata dapat terlihat dan menjadi kesaksian.

Sumber : Gatra.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Isra 20 November 2019 - 02:46:08

Laporan arus kas Nesreen Co

0 Answer

Inovi Isdiyantoro 18 November 2019 - 21:01:35

Di phk

0 Answer

Aris Anto 18 November 2019 - 17:31:20

Is that...................(you)house?

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7268

Banner Mitra November Week 3