Masih Ada Orang Baik, Gereja Katolik Puji Tindakan Umat Muslim Menolong Kristen Koptik Mesir

Masih Ada Orang Baik, Gereja Katolik Puji Tindakan Umat Muslim Menolong Kristen Koptik Mesir

Puji Astuti Contributor
3328

Juru bicara Gereja Katolik Mesir memberikan pujian atas bantuan yang diberikan masyarakat Muslim lokal yang membantu umat Kristen Koptik yang diserang oleh kelompok teroris ISIS dan berusaha keluar di wilayah Sinai, Mesir.  

Pastor Rafic Reiche mengungkapkan kepada Catholic News Service bahwa orang Kristen harus melihat perbedaan antara kelompok radikal, militan Islam dan orang Muslim yang suka damai. 

"Orang Muslim biasa itu baik dan mencoba menolong sebisa mungkin - mereka seringkali yang pertama kali sampai di tempat kejadian, menolong yang terluka dan membawa mereka ke rumah sakit," demikian ungkap Pastor Greiche pada minggu lalu. 

Saat ini diperkirakan ratusan orang melarikan diri keluar dari wilayah Sinai karena serangan terhadap orang-orang Kristen di sana semakin sering terjadi. Kelompok yang bertanggung jawab atas hal tersebut adalah militan ISIS yang ada di El-Arish, Utara Sinai. 

Pastor tersebut mengungkapkan bahwa ISIS semakin kuat di sebelah Utara Sinai menggunakan terowongan di perbatasan Gaza dan didukung oleh kelompok Hamas dan kelompok radikal lainnya. Dia mengingatkan para penduduk sipil untuk menjauh dari wilayah militer yang mengelilingi daerah tersebut, yang menurut keterangannya selalu mengalami serangan. Dia percaya bahwa Pemerintah Mesir sudah melakukan segala upaya untuk menekan kelompok ISIS. 

Dari 82.5 juta penduduk Mesir, 10 persennya adalah penganut Kristen Koptik. Sedangkan penganut Katolik hanya sekitar 200.000 yang tersebar di berbagai wilayah. Pada Desember 2016 lalu ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom di Gereja Koptik Kairo yang menewaskan 27 orang. Sejak tanggal 30 Januari 2017, tujuh orang dibunuh oleh kelompok militan dengan cara yang kejam seperti dibakar hidup-hidup, ditusuk saat tidur hingga ditembak di jalan. 

Beberapa minggu lalu beberapa kelompok Islam Mesir mengecam tindakan kelompok militan tersebut dan menyatakan bahwa tindakan ISIS "bertolak belakang dengan ajaran Islam." Pihak pemerintah sendiri sudah mengumpulkan ulama Islam dan Kristen dalam acara konfrensi "Kemerdekaan dan Kewarganegaraan" di Kairo untuk mempromosikan kerukunan antar umat beragama. Paus Koptik Tawadros II menyatakan bahwa kelompok militan Islam telah salah dalam memahami agama dan mengajak untuk "memerangai pemikiran ekstrimisme dengan pemikiran yang dicerahkan."

Sumber : Christian Today

Ikuti Kami