Sadis! Gereja Katolik Filipina Pakai Khotbah Lawan Presiden Duterte

Sadis! Gereja Katolik Filipina Pakai Khotbah Lawan Presiden Duterte

Lori Official Writer
2954

Gereja Katolik Filipina akhirnya memakai khotbah untuk melawan perang narkoba yang dicetuskan Presiden Rodrigo Duterte. Dalam sebuah pernyataaan, Konferensi Waligereja Filipina menyampaikan bahwa kebijakan perang narkoba Duterte tersebut merupakan teror besar terhadap kemanusiaan.

Sebab pada praktiknya, kebijakan ini menyebabkan pembunuhan brutal kepada para pengedar dan pengguna narkoba. Karena itu, para uskup Gereja Katolik menyampaikan rasa prihatin atas ketidakpedulian masyarakat atas kebijakan itu dan telah mengabaikan keadilan.

“Penyebab yang lebih besar dari kasus ini adalah ketidakpedulian yang besar atas kesalahan ini. Hal ini dianggap normal, dan bahkan yang lebih buruk, hal itu (menurut mereka) perlu dilakukan. Penyebab lain yang menjadi perhatian adalah teror dari pemerintah yang terjadi di banyak tempat tinggal orang-orang miskin. Banyak orang tewas bukan karena narkoba. Mereka yang dibunuh tidak mendapat pertanggung jawaban,” demikian ditulis dalam pernyataan Koferensi Waligereja Filipina.

Alasan itulah yang mendorong Konferensi Waligereja mendesak para politisi untuk melayani kepentingan rakyat Filipina, bukan hanya kepentingan pribadi mereka sendiri. Mereka juga menyerukan langkah-langkah untuk mempertanggungjawabkan kasus korupsi para hakim dan polisi.

Seperti diketahui, belum lama ini Duterte bahkan sudah menghentikan operasi anti-narkoba karena adanya dugaan korupsi antar pihak terkait. Tapi belum diketahui jelas apakah penghentian ini untuk sementara waktu atau seterusnya. Dan terkait banyaknya korban yang terbunuh sepanjang operasi anti-narkoba akan terus diselidiki, khususnya jika hal itu tidak sesuai dengan hukum.

Sumber : Christiandaily.com/jawaban.com

Ikuti Kami